Lurah Periuk Jaya Tinjau Langsung Rumah’ Warganya yang Nyaris Ambruk

Lurah Periuk-Cybernewsnasional.com

TANGERANG, MCNN.Com – Lurah Periuk Jaya Moch Aam Hamdani sigap dalam menangani persoalan warganya, hal itu nampak terlihat disaat dirinya mengetahui ada warganya yang rumahnya nyaris ambruk diduga akibat terpaan banjir yang terus menerus melandanya.

Dari pantauan Media Cyber  News Nasional (MCNN), rumah yang nyaris roboh tersebut adalah rumah milik ibu Kamsini yang sudah tidak bersuami, dengan dua orang anaknya tinggal di Jalan Damar 4/38, RT.04.RW.06 Kelurahan Periuk Jaya Kota Tangerang.

Ambruk-Cybernewsnasional.com
Lurah Periuk Jaya M.Aam Hamdani saat Tinjau langsung rumah yang nyaris ambruk

“Iya betul rumah ibu Kamsini yang selama ini di tempatinya, nyaris roboh karena ada bagian kuda-kuda atau balok rumahnya patah serta atap gentengnya ikut roboh juga,” ucap Lurah Aam. Rabu (24/02/2021).

Pantauan MCNN, dalam suasana yang nampak masih lelah paska banjir dan disela-sela kegiatan HUT Kota Tangerang yang ke 28, Lurah Aam masih menyempatkan diri untuk turun langsung meninjau lokasi rumah’ warganya yang nyaris roboh dan langsung dicarikan solusinya.

Periuk jaya-Cybernewsnasional.com
Kondisi rumah yang nyaris ambruk dan sangat membahayakan penghuninya

“Iya betul kalau dilihat kondisinya, rumahnya memang nyaris ambruk, jelas tidak nyaman untuk di tempati dan sangat membahayakan keselamatan penghuninya,” terangnya.

Aam juga menjelaskan, pada saat mengunjungi rumah tersebut dirinya hanya bertemu anaknya, dan setelah mengecek langsung, ternyata ada beberapa kerusakan yang harus segera diperbaiki, makanya ia berjanji secepatnya akan berkoordinasi dengan BKM Kelurahan Periuk Jaya untuk segera di laksanakan perbaikan.

“Saya sudah bertemu anaknya ibu kamsini dan sudah dijanjikan akan dicari solusinya untuk segera dilakukan perbaikan,” katanya.

Lebih Lanjut ia juga menghimbau untuk Warga Periuk Jaya agar lebih cepat memberitahukan permasalahan apapun kepada pihak kelurahan agar pihak kelurahan cepat merespon dan menanganinya.

“Jangan sungkan, laporan saja ke Kelurahan dan kalo memang sudah menjadi kewajiban pemerintah dalam penangan pasti akan segera di tangani, ” tutupnya. (Angga).

 410 kali dilihat,  12 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan