Lurah Nambo Jaya Berharap Budi Daya Tingkatkan Ketahanan Pangan

TANGERANG, MCNN – Pemerintah Kota Tangerang terus gencarkan masayarakat untuk mengembangkan budi daya ternak seperti ikan lele dan pengelolaan magot dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat.

Seperti yang di laksanakan Kelurahan Nambo, pelatihan budi daya ternak dan pengelolaan sampah untuk yang ketiga kalinya, dan pelatihan di laksanakan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikand, Kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin ( 30/11/2020).

 

Lele-Cybernewsnasional.com
Lurah Nambo (ketiga dari kiri) sedang memberikan arahan

Lurah Nambo Jaya, H.Samsu Rais mengatakan pelatihan budi daya dan pengelolaan magot sudah dilaksanakan untuk ketiga kalinya dan hari ini pelatihan budi daya ikan lele di ikuti 20 peserta baik yang sudah melakukan ternak lele dan yang belum melakukannya.

” Kegiatan pelatihan budi daya Ini merupakan program Pemerintah Kota Tangerang, dengan tujuan agar masyarakat mempunyai sumber ekonomi dari pelatihan pengelolaan magot dan ternak budi daya ikan lele di wilayahnya, ” jelasnya.

Samsu Rais mengatakan, dari awal pelatihan budi daya peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan budi daya magot dan lele, sebanyak 100 peserta mengikuti pelatihan, ada peserta pemula maupun yang sudah melakukan ternak dan mengelola magot tetapi sering gagal.

“Pelatihan budi daya baik sekali karena ilmunya bisa langsung di terapkan, pelatihan magot dan budi daya lele di pilih karena, kalo ada yang ternak lele umpannya bisa dari magot, jadi silahkan di terapkan di wilayah masing-masing,”terangnya.

Pemerintah Kota Tangerang dalam memberikan program pelatihan budi daya ternak lele maupun pengelolaan magot dengan harapan agar bisa di terapkan kepada anggota-anggota yang mengikuti pelatihan, harapnya.

Samsu Rais menghimbau kepada semua peserta setelah mengikuti pelatihan agar bisa di terapkan dan di lakukan di lingkungan masing-masing agar bisa mengangkat sumber ekonomi rakyat dalam rangka ketahanan pangan.

“Pelatihan ini melibatkan seratus peserta, terbagi sebanyak 40 orang mengikuti pelatihan magot dan 60 orang yang pelatihan budi daya ikan lele, ” tutupnya.(Angga).

 166 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan