HTML5 Icon

Lurah Kapuk Muara Dipanggil Gubernur, Terkait Penutupan PT.Indo Rihgt Park Hoak

Jakarta, Cybernewsnasional.com Tanggal 22 Agustus 2019 lurah Kapuk Muara Jason Simanjuntak mengundang ketua RT 7 dan RW 5 beserta warga terkait keluhan warga dengan PT.Indo Right Park yang terletak diperumahan Villa Kapuk Mas Kelurahan Kapuk Muara Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara.(11/11/2019)

Hasil dari rapat bersama, PT. Indo Right Park untuk sementara tidak terdaftar di PTSP Kecamatan Penjaringan selain itu PT. tersebut melanggar Zonasi peruntukan. Dalam rapat dihadiri oleh, Lurah Kapuk Muara, Wakil Camat Penjaringan, Ketua RW 5, Ketua RT 7 dan warga perumahan Villa Kapuk Mas.(22/8/2019)

Pantauan awak media tak hanya satu perusahaan dilingkungan RW.05 Kelurahan Kapuk Muara namun begitu banyak yang diduga perusahan melanggar zonasi di perumahan Villa Kapuk Mas.

Ketua RW 5 perumahan Villa Kapuk Mas Sutari mengatakan, dengan adanya penutupan PT. Indo Rihgt Park, lurah Jason dipanggil gubernur. Padahal warga saya sudah jelas menanda tangani tidak setujuh dengan adanya pabrik PT. Indo Rihgt Park yang berada di perumahan Villa Kapuk Mas dan sekaligus ditanda tangani oleh beberapa RT,” kata Tari

Ayung warga Villa Kapuk Mas menyebut hal yang senada disampaikan oleh ketua RW 5, hanya karena membela warganya pak lurah dipanggil Gubernur, dengan jelas warga dan RT sudah menanda tangani surat keberatan dengan adanya PT. Indo Rihgt Park yang berada diperumahan Villa Kapuk Mas.

Sementara itu kata Ayung, pabrik tersebut ditutup, kemudian barangnya pindah ke RT.10/05. Padahal dulu pernah tinggal di situ dan juga dikeluhkan oleh warga sekitar,” paparnya diposko.

Ayung menjelaskan, pindahnya perusahaan dipermukiman warga setelah dilakukan rapat bersama antara warga Perumahan Villa Kapuk Mas, Wakil Camat Penjaringan, Lurah Kapuk Muara dan juga Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kecamatan Penjaringan.

“Hasil dari rapat bersama, PT. Indo Right Park ditutup katena tidak terdaftar di PTSP Kecamatan Penjaringan. Selain itu perusahaan tersebut melanggar zonasi peruntukan,” jelasnya.

Lurah Kapuk Muara Jason Simanjuntak mengatakan, mengenai saya dipanggil oleh pak gubernur itu hoax terkait PT. Indo Rihgt Park yang berada di RT 7 RW 5 perumahan Villa Kapuk Mas dan saya tegaskan itu adalah engga bener atau hoax,” tegasnya.

“Saat ini, menurut informasi yang saya dapat dari masyarakat perusahaan pindah ke 2 lokasi, yang satu pindah ke RT.10 kemudian yang satunya lagi pindah masih di wilayah RW.05 juga,” tambah Jason.

Dia pun berharap, pengusaha dapat mentaati peraturan yang berlaku dalam mendirikan perusahaan.

“Seharusnya sesuai aturan yang berlaku agar ada tertib hukum dalam pendirian usaha di tengah pemukiman masyarakat,” tandasnya.

( Sunarno)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: