Lumbung Warga Dimasa COVID-19 Mampu Atasi Kecemburuan Sosial

Lumbung warga-Cybernewsnasional.com

TANGERANG, MCNN – Lumbung warga yang digagas Walikota Tangerang, betul-betul dirasakan manfa’atnya oleh warga terdampak covid-19 yang berada di Wilayah RT03-RW07. Perumahan Periuk Jaya, Kelurahan Periuk Jaya Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Sesuai pantauan Media Cyber News Nasional (MCNN) hari ini, Minggu 2 Agustus 2020 ada pembagian sembako dari Pemerintah Pusat, tetapi dari 115 Kepala Keluarga, hanya 57 KK yang mendapatkan bantuan tersebut, sehingga hal ini membuat Kecemburuan sosial bagi warga yang tidak masuk daftar penerima Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah.

Covid-Cybernewsnasional.com
Satgas Sigacor RT.03/07

“Alhamdulillah kita punya Lumbung Warga, sehingga bisa menghindari dari kecemburuan sosial yang kalau tidak segera diatasi akan berdampak kurang baik bagi kehidupan sosial masyarakat, bahkan bisa membuat suasana tidak kondusif,”ucap H.Gandi Ketua RT.03/07 Periuk Jaya Kota Tangerang. Minggu (02/08/2020).

Dirinya juga selaku ketua lingkungan, sangat heran kenapa pengajuan perubahan data yg terdampak tidak pernah mendapatkan respon yang baik dari pemerintah, sehingga yang mendapatkan bansos orangnya itu-itu saja, padahal warganya hampir semuanya yang terdampak.

Sosial-Cybernewsnasional.com
Distribusi Sembako kepada warga terdampak Covid

“Bosen mas…kita mintain poto copy KK dan KTP ke warga, untuk pengajuan penambahan penerima bansos..tapi pas datang bansos, itu lagi-itu lagi..ga ada perubahan,”cetus pa RT.

Ditempat yang sama, Darsono selaku Sekretaris RT setempat, sangat berterima kasih kepada warganya yang peduli dan mau berbagi dengan warga lainnya, sehingga selalu ada saja warga yang dengan ikhlas menyumbang kan hartanya baik berupa sembako maupun berupa uang, sehingga Lumbung Warga, selalu ada stock untuk sembako.

“Alhamdulillah berkat kepedulian warga disini, dari Lumbung Warga, kita sudah membagikan sampai 4 kali kepada warga yang tidak mendapatkan bansos dari pemerintah.”ucapnya.

Kepada MCNN, Ketua RT.03/07, menjelaskan bahwa warganya mayoritas buruh pabrik dan yang lainya bekerja sebagai pengemudi grab, ojeg pangkalan, pedagang kaki lima dan penganguran, apalagai selama Covid 19, warganya banyak yang dirumahkan oleh perusahaannya bahkan sampai terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Dirinya juga berharap kepada Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten, supaya ikut membantu memberikan sembako untuk warganya yang terdampak dan belum  pernah mendapatkan bansos dari pemerintah pusat.

“Selama ini Bansos yang datang semuanya dari pemerintah pusat, sedangkan bantuan dari Pemerintah Daerah belum pernah ada di wilayahnya,”pungkasnya. (Angga/Red).

Tinggalkan Balasan