Kuwu Tenjomaya Diduga Lakukan Penipuan Jual Beli Proyek Desa

Penipuan-Cybernewsnasional.com

CIREBON, MCNN.Com – Kekesalan dan kekecewaan terlontar dari mulut H.Opah warga Desa Penpen Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat, Saat ia menceritakan terkait dirinya jadi korban dugaan penipuan oleh Kuwu Tenjomaya Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon, M.Hasanudin.

Menurut pengakuan H.Opah, ia telah dijanjikan oleh Kuwu Tenjomaya untuk mendapatkan pekerjaan desa tahun 2020 yakni pekerjaan hotmix jalan yang sumber anggarannya dari bantuan provinsi.

Kuwu-Cybernewsnasional.com
Kantor Desa Tenjomaya Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon

“Namun untuk mendapatkan pekerjaan itu tidak lah gratis, sebelumnya saya sudah ngasih uang ke kuwu sebesar Rp.15 juta, akan tetapi saya tidak pernah mendapatkan pekerjaannya malah diberikan kepada orang lain.” ungkap H.Opah saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (25/2/2021).

Dikatakannya korban dugaan penipuan jual beli proyek desa yang dilakukan oleh Kuwu Tenjomaya, M.Hasanudin, tidak hanya menimpa H.Opah sendiri akan tetapi diduga masih ada korban-korban lainnya dengan modus yang sama yakni akan diberikan proyek desa.

“Teman saya Rahman warga Kuningan juga kena tipu oleh Kuwu Tenjomaya, dia sudah ngasih Rp.45 juta ke pada Kuwu Hasanudin dengan janji akan diberikan proyek desa, namun proyeknya tidak pernah  didapat oleh teman saya itu.” beber warga Penpen ini.

Menurut H.Opah, jika dikumpulkan nilai rupiah yang berhasil diraup oleh kuwu M.Hasanudin, dari hasil menipu terhadap dirinya juga teman-temannya  maka ditaksir olehnya sekitar Rp.150 jutaan.

Ia pun mengaku sudah berulang kali menagih ke Kuwu M.Hasanudin untuk mengembalikan uang yang telah ia berikan, namun setiap ditagih M.Hasanudin selalu menghindar dan sulit untuk ditemui.

“Kalau kuwu tidak bisa diajak baik-baik maka jalan satu-satunya saya akan melaporkan Kuwu Tenjomaya ke Polresta Cirebon.” ancam H.Opah.

Sementara itu, Kuwu Tenjomaya M.Hasanudin saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (25/2/2021) dengan maksud untuk konfirmasi terkait dirinya dituding melakukan penipuan jual beli proyek desa, namun nomer hp kuwu sedang tidak aktif, begitupula  saat didatangi ke kantor tempat tugasnya kuwu tidak ada ditempat.

Menurut salah satu perangkat Desa Tenjomaya yang namanya tidak bersedia disebutkan mengatakan bahwa kuwu sudah jarang ngantor, hal ini dikaitkan karena jabatan M.Hasanudin selaku Kuwu Tenjomaya beberapa bulan lagi, jabatannya akan segera berakhir. (Bisri).

 904 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan