Kreativitas Wirausaha Pemuda Sukabumi, Ubah Sampah Kayu Jadi Rupiah      

Sukabumi.Cybernewsnasional.com – Seorang Pemuda dari Sukabumi bernama Paisal Muharom (35 Th) terinpirasi merubah limbah sisa kayu yang di tebang menjadi karya seni bernilai rupiah dan mahal.

Paisal yang akrab dipanggil Veink ini rela keluar dari profesi sebagai karyawan salah satu Bank Swasta untuk bisa mandiri berwiraswasta.

“kalau hanya menjadi karyawan saja kapan bisa maju, saya terinspirasi oleh beberapa pengusaha yang berjuang dari nol sehingga bisa sukses mandiri saat ini” ujarnya.

Berawal dari satu tahun yang lalu Veink memutuskan untuk keluar dari profesinya sebagai karyawan bank dan belajar untuk membuka usaha sendiri. Dia melirik bidang karya seni yang dinilai cukup menjanjikan yaitu bidang design aquarium yang saat ini dikenal dengan Aquascape.

“kalau di Aquarium biasa kadang orang repot untuk harus menguras dan sering keruh, hiasannya juga gitu-gitu aja, tapi di aquascape ini pemilik tidak harus tiap saat menguras dan membersihkannya karna sistem filter khusus yang di bikin memungkinkan air tetap jernih dan tidak kotor serta selalu indah dipandang.” Ujar Veink.

Dengan itu ia membikin berbagai design yang unik, batuan yang biasa dijual satu colt 200 ribu sekarang bisa di jual sekilo 15 ribu, bisa dibayangkan kenaikan nilai ekonomisnya. Sampah kayu yang tidak terpakai di meubel bisa kami jadikan karya bernilai jutaan rupiah. Untuk tanaman dan ikan kami coba berdayakan produk dari petani lokal yang membudidayakan tanaman aquascape dan ikannya.” Imbuh sang Jago Design Aquascape yang juga salah satu pemilik Gallery VeiZ Aquascape di Jalan Otista 65 Kota Sukabumi ini.

Selain itu kata dia semua ini bermula dari usaha rumahan dan pemasaran Online, alhamdulillah saat ini kami bisa membuat Gallery untuk memfasilitasi bisnis karya seni ini.

Semoga menginspirasi para anak muda lain di Sukabumi untuk bisa berkreasi dan maju berkarya dengan kepercayaan diri bahwa siapapun bisa sukses selama serius dan fokus berkarya, tandas usahawan muda ini.

“Omset kami saat ini mencapai puluhan juta, kami terus kembangkan dan berusaha berinovasi dengan model-model baru dan memperbaiki manajemen serta pemasaran. Dari produk yang bernilai ratusan ribu sampai puluhan juta atau bahkan lebih bisa kami layani, sesuai keinginan konsumen.” Pungkasnya.

Penulis : Achmad Zazuli
Editor    : Sunarno

 220 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.