Kordinator dan Fasilitator Kompak Minta Kuota BSPS Ditambah

BDPS-Cybernewsnasional.com

Majalengka, MCNN – Tahun 2020 ini kementerian PUPR menggelontorkan anggaranya untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebesar Rp.4,69 triliun bagi 33 provinsi dan tersebar di 579 lokasi di Wilayah Indonesia dengan jumlah penerima BSPS sebanyak 220 ribu penerima manfa’at.

Program BSPS sendiri diberikan kepada warga yang berpenghasilan rendah dan memiliki rumah yang tidak layak huni, sehingga ketika mereka menerima program tersebut rumah mereka akan di bedah dan menjadi rumah yang layak huni.

Kuota-Cybernewsnasional.com
Lukman Ketua Kordinator pendamping program BSPS

Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat sendiri tahun 2020 ini mendapatkan program BSPS sebanyak 510 unit. Demikian disampaikan ketua kordinator fasilitator atau disebut juga pendamping untuk wilayah Majalengka, Lukman (35) yang didampingi dua anggota fasilitator atau pendamping BSPS Desa Leuwilaja Kecamatan Sindangwangi, Dery Dwi Agriawan (31) dan Wahyu (26) sa’at ditemui disebuah tempat yang berada di Wilayah Rajagaluh, Kamis (24/12/2020).

Sebagai ketua Kordinator pendamping program BSPS, Lukman meminta kepada pemerintah dan pihak terkait lainnya, agar kuota BSPS untuk Wilayah Majalengka ditingkatkan atau ditambah.

“Selain programnya tetap dilanjutkan, kami minta kuota BSPS untuk Majalengka itu ditambah, sebab masyarakatnya masih banyak yang memiliki rumah tidak layak huni. Sehingga mereka masih perlu dibantu dan adanya uluran tangan dari pemerintah.” ungkap Lukman.

Program BSPS untuk wilayah Majalengka sendiri menurutnya saat ini berjalan baik dan kondusif.

“Alhamdulillah program BSPS di Majalengka berjalan baik dan kondusif. Hal ini tidak lepas dari peran serta  ketua panitia di desa, juga para pendamping yang terus memonitor program BSPS diwilayahnya.” papar pria 35 tahun ini.

Sementara menurut kedua orang pendamping program BSPS Desa Leuwilaja, Dery Dwi Agriawan dan Wahyu mengatakan. Selaku pendampin ia mengucapkan terima kasihnya kepada panitia yang ada didesa yang telah melaksanakan sesuai aturan, walapun panitia BSPS di desa itu tidak mendapatkan upah, namun kinerjanya perlu di apresiasi.

“Panitia sudah membantu program BSPS didesanya sehingga menjadi kondusif.” ucap Dery.

Pandi salah satu Warga Leuwilaja penerima program BSPS mengatakan. Ia berserta warga lainnya yang mendapat bantuan BSPS mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah yang telah merenovasi rumahnya melalui program BSPS sehingga rumahnya kini menjadi layak huni.

“Kami ucapakan terima kasih kepada para pendamping program BSPS yang selalu memonitor jalannya program ini, dan kami berharap program ini terus berlanjut sebab masih banyak rumah yang perlu dibantu dengan program BSPS.” pungkas Pandi. (Bisri).

 466 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan