Korban Tol JORR Bandara Belum Dibayar,  Rano Alfath Siap Habis-habisan Hadapi Persidangan

Lokasi proyek pembangunan jalan Tol JORR II Kunciran-Bandara Soetta di Jurumudi Baru Kota Tangerang. (Foto Supriyadi Cybernewsnasional.com)

KOTA TANGERANG, MCNN — Malang kian nasib warga korban pembangunan jalan tol di era Presiden Ir. Joko Widodo di jalur JORR II menuju Bandara internasional Soetta, pasalnya sudah berbulan-bulan rumah warga diratakan dengan tanah namun hingga kini belum juga dibayarkan uang ganti ruginya.

Mendengar kabar tersebut Cybernewsnasional.com pun kembali menuju lokasi di Kelurahan Jurumudi Baru Kecamatan Benda Kota Tangerang, tampak warga masih bertahan di posko pengungsian. Senin (4/1/2021).

Dan anak-anak bermain di lokasi proyek Tol JORR yang saat ini dihentikan paksa oleh para ibu-ibu beberapa waktu lalu, mereka nekat menghentikan alat-alat berat (eksavator) dan memaksa operator turun dari eksavator tersebut.

Miris, mendengar warga yang biasanya bekerja kini mereka sebagian besar menganggur sambil menanti kepastian dari keputusan pemerintah tentang nasib mereka.

“Sebagian besar menganggur hanya dua Kepala keluarga yang masih bekerja, nih yang biasanya dagang nasi uduk dagang gado-gado juga udah ga bisa dagang lagi kondisinya seperti ini, kalo saya tadinya ngegrab sekarang udah ga aktif akunnya, lama ga dipakai ngurusin urusan ini,” tutur Dedy warga korban Tol Jorr yang juga Ketua Tim 27.

Nama Tim 27 sendiri terbentuk berdasar 27 bidang tanah yang mereka perjuangkan selama ini, ragam aksi demonstrasi sudah mereka lakukan selama bertahun-tahun.

Dedy, Ketua Tim 27 saat diwawancarai Cybernewsnasional.com di lokasi penggusuran. (Foto Supriyadi)

Dedy mengungkapkan selain demonstrasi ragam cara sudah mereka tempuh untuk memperjuangkan hak mereka selama ini, dari meminta bantuan wakil rakyat hingga sulitnya bertemu Walikota Tangerang.

“Jalur mediasi sudah gagal, dan tak ada juga titik temu dengan harapan kami, sekarang juga nampaknya Pak Rano Alfath anggota DPR RI agak kendor membantu Kami setelah bertemu dengan pak Luhut Binsar, kita (warga-red) tau semua,” ungkap Dedy, Senin (4/1/2021).

Mendapat kabar tersebut, Cybernewsnasional.com mencoba mengkonfirmasi kepada Rano Alfath terkait dugaan warga tim 27 adanya tekanan terhadap kasus tersebut.

Melalui pesan singkat Rano Alfath anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi PKB kaget menerima sangkaan warga dan menyangkal bila dirinya berhenti memperjuangkan kasus korban gusuran Tol JORR di Benda Kota Tangerang.

“Waduh saya malah belum tahu info, baru saja saya dari pengadilan ketemu team law (kuasa hukum-red) dan saya silaturahmi ke ketua Pengadilan Negeri untuk bicarakan berapa lama proses sidang, karena kasihan masyarakat, dan sempat juga konsultasi berapa waktu lalu dengan pak Turidi dan walikota bahas upaya pemerintah daerah bantu korban gusuran.” jelasnya melalui pesan singkat pada Rabu (5/1/2021).

Rano Alfath saat menemui perwakilan warga korban gusuran Tol JORR Bandara Soetta. (Foto istimewa)

Rano pun mengatakan dengan gagalnya mediasi karena tak ada titik temu, dirinya bakal habis-habisan dalam persidangan nanti. Dan yakin bisa menang dalam kasus ini, tanpa peduli dengan adanya tekanan dari pihak manapun.

“Kita sih yakin menang, ya walaupun ada 2 orang mundur, info tadi saya dapat ini hanya tinggal proses waktu, terlalu lama yang kita pikirin insyaAllah si kalau saya sudah pasti habis-habisan, dari awal niat tulus bantu masyarakat gusuran, saya ga pikirin tekanan apa pun.” Ungkapnya.

(Ups)

 1,266 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan