Komite Solidaritas Untuk Kemajuan BUMN Tandatangani Pernyataan Sikap

Sukabumi.Cybernewsnasional.com – Komite Solidaritas Untuk Kemajuan BUMN yang terdiri dari beberapa unsur organisasi kemasyarakatan menandatangani Pernyataan Sikap Bersama atas hasil investigasi pada Erick Thohir (Menteri Negara BUMN).

Dalam Pernyataan siaran pers bersama yang disampaikan oleh Barikade 98 Sukabumi, Gerakan Masyarakat Bela PMI Sukabumi, Komunitas Masyarakat Penggemar Bonsai, Forum UMKM Sukabumi Raya. Pernyataan bersama tersebut secara simbolis ditandatangani oleh Wahyu Kurniawan selaku juru bicara, di Sukabumi Jawa Barat. Jum’at (12/11/2021).

Wahyu Kurniawan menyatakan  ditengah perhelatan G20, Jokowi sebagai Presiden Indonesia banjir ucapan selamat dan sanjungan atas keberhasilan Indonesia dalam penanganan  pandemi Covid 19. Namun entah dipersiapkan atau bukan, tiba tiba keluar hasil investigasi yang menuduh Erick Thohir sebagai Meneg BUMN dan merupakan salah seorang anggota tim penanganan Covid 19 yang ditugaskan Presiden Jokowi.

“Erick Thohir yang dituduh berbisnis PCR, hanya atas dasar hasil investigasi media seolah menjadi kebenaran mutlak, semua harus dibuktikan kebenarannya,” ujarnya.

Ditambahkan Wakil Ketua Barikade 98 itu juga,  menambahkan badai Fitnah yang menghadang Erik Thohir itu harus dimaknai ujian bagi seorang pemimpin sejati pemimpin masa depan yang tengah bekerja menyelamatkan BUMN dari kehancuran, tambah Wahyu

“Akibat akumulasi Masalah dari masa lalu yang bertumpuk, dengan keteguhan konsistensi ketegasan serta amanah dalam menjalankan tugas dihadapi semua oleh Erick Thohir. BUMN harus diselamatkan dan dibersihkan dari para mafia yang keenakan memeras dan memanfaatkan BUMN untuk kepentingan sendiri atau kelompok yang penting untuk keuntungan, tidak peduli BUMN mengalami kebangkrutan,” kata Wahyu dalam siaran persnya.

“Itulah jahatnya Oligarki orde baru yang terus bermetamorfosis membangun kekuatan oligarkinya sampai sejujur Erick Thohir yang bekerja Iklas demi bangsa dan negara terseret fitnah dengan dugaan seolah-olah terlibat  bisnis PCR. Setelah dianggap sebagai batu sandungan, Mafia Oligarki mengambil langkah Erick Thohir harus dibunuh karakternya,” pungkas Wahyu.

Penulis : Achmad Zazuli

Editor   : Sunarno

 158 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.