Khawatir Covid – 19, 6 Jam Jenazah Menunggu Pihak RSUD

MCNN Jakarta – Warga Rusun Pluit digemparkan oleh meninggalnya DR ( 65 ) warga Rusun Waduk Pluit yang meninggal mendadak di kediamanya , Menurut keterangan keluarga DR meninggal mendadak dengan keluhan batuk dan sesak napas.

” Bapak sebelumnya bertugas seperti biasa bekerja sebagai petugas kebersihan dirumah susun ini, tapi tiba – tiba jam 04.00 menjelang subuh jatuh mendadak dan tidak bisa ditolong lagi”, jelasnya ( 29/03/2020).

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ( FKDM ) Kelurahan Penjaringan Sipan mengatakan bahwa jenazah sekarang belum bisa di kebumikan sebab warga takut untuk memandikan dan mengkafaninya.

” Kita takut pak, khawatir Corona bagaimana?”, jelasnya ( 29/03/2020).

Sementara itu dr . Abimanyu dokter yang bertugas di kecamatana Penjaringan mengatakan bahwa saya ( Puskesmas-red) tidak bisa langsung memberikan keterangan negatif atau positif Corona , sebab itu kewenangan RSUD sedangakan penjaringan tidak punya RSUD.

” Kami sudah koordinasi dengan RSUD dan akan diproses secepatnya sesuai Stndard Operating Procedure( S.O.P )” ungkapnya ( 29/03/2020).

Hal senada dikatakan Kapolsek Penjaringan Akhmad Imam Rifai ketika ditemui di Puskesmas Penjaringan beliau mengatakan bahwa Kepolisian bertindak sebagai pengamanan diwilayah.

” Kami Jajaran Kepolisian hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban kalau masalah Corona ada gugus tugas yang bertugas melakukan itu”, Ungkapnya ( 29/04/2020).

Sampai berita ini di turunkan belum ada kepastian DR warga Rusun Waduk Pluit n efatif atau positif Coronan.

( Apen Sodikin )

Tinggalkan Balasan