Ketua DPRD Kota Tangerang Gelar Reses III Tahun 2020-2021

Ketua DPDR Kota Tangerang, Gatot Wibowo

TANGERANG, CYBERNEWSNASIONAL.COM – Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo menggelar masa Reses III, Tahun Masa Sidang 2020-2021 dengan menggunakan protokol kesehatan (prokes) yang ketat di Kelurahan Panunggan Utara, Kecamatan Pinang, Sabtu (11/09) sore.

Kegiatan yang digelar di daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Pinang mencangkup lima kelurahan yang dibagi dua sesi, yakni siang dan sore hari dengan masing masing dihadiri 100 orang per-sesi.

“Kemudian besok, Minggu (12/09) dilanjutkan di seputaran Kelurahan Poris Indah, Kecamatan Cipondoh,” ujar Gatot dilansir dari (BantenExpres-red) disela rehat.

Menurutnya, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan (PDI-Perjuangan) Kota Tangerang tersebut, pada kesempatan reses kali ini banyak menyerap berbagai aspirasi dari masyarakat antara lain, persoalan infrastruktur, pendidikan dan keluarga sejahtera sebagi bantuan sosial dari pemerintah.

“Juga terkait program-progam Pemerintah Kota Tangerang, terkait program yang berkelanjutan. Baik program Tangerang Cerdas, Tangerang Terang, termasuk akses jalan lingkungan,” terang Gatot.

Disisi lain, Gatot juga menjelaskan program dari partainya (PDI Perjuangan) yakni, program-program yang pro rakyat, Indonesia Pintar, khususnya bagi masyarakat di Kota Tangerang.

“Kita ditugaskan oleh ketua umum untuk menyampaikan program-program yang pro rakyat, bahwa program Presiden Jokowi ini ada Indonesia Pintar. Makanya yang kita undang sebagian mereka Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dari Indonesia Pintar, agar masyarakat ini tahu dan kita dampingi,” jelasnya.

Dirinya juga berharap, program pemerintah pusat tersebut dapat diketahui publik, dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, seperti program bantuan sosial di masa pandemi covid-19. Tidak hanya itu, terkait pendidikan, Gatot juga mengingatkan kepada orang tua wali murid akan rencana pemerintah yang berencana akan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada pekan mendatang.

“Tatap muka (PTM) ini kan menjadi kerinduan bagi kita sebagai orang tua wali murid, tapi tentunya kita mengingatkan agar orang tua wali murid untuk membiasakan diri dan mendidik anak kita disiplin menggunakan protokol kesehatan,” harapnya.

Diinformasikan bahwa di wilayah Kecamatan Pinang saat ini kekurangan SMP Negeri. Pihaknya mengaku sudah mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk segera menambah Bangunan Sekolah SMP Negri pada tahun 2022 nanti.

“Secara geografis Kecamatan Pinang terdiri dari 11 kelurahan tapi hanya memiliki satu SMP Negri. Dan dirasa sangat kurang keberadaan SMP Negeri. Apalagi dengan sistem zonasi saat ini banyak anak-anak yang tidak terakomodir. Kita berharap ini segera, karena ini dirasa jomplang. Dan ini menjadi perhatian bersama. Juga untuk SMA Negeri di Kecamatan Pinang agar diperjuangan temen-temen di DPRD Provinsi Banten,” tandas Gatot Wibowo. (red)

 315 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.