Kesal, Ajakan Nikah Tak Dijawab Pelaku Nekad Bakar Rumah Wanita Idamannya

Tangsel, MCNN – Kesal, karena niat ingin menikahi wanita idamannya tidak mendapatkan kepastian, kekasih tega membakar Rumah kediaman wanitanya beserta satu keluarga.

Aksi bakar Rumah yang dilakukan tersangka (ST), terhadap Rumah kediaman wanita idamannya (SM) itu dengan menggunakan obat nyamuk yang diikat ke pemantik api kayu dengan menggunakan karet gelang yang telah dirangkai dan direncanakan bak adegan film.

Kemudian pada (06/08/2020) Kamis Malam oleh tim opsnal unit Reskrim Polsek Ciputat Tangerang Selatan (Tangsel) yang dipimpin Iptu Erwin S SH melalui hasil dari penyelidikan di TKP bahwa diduga pembakaran tersebut sengaja dilakukan.

Hingga akhirnya dugaan polisi mengarah pada tersangka dan berhasil meringkusnya di lokasi Villa Cinere Mas Jalan Matahari Timur II Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangsel.

Akibat perbuatan pembakaran rumah kediaman wanita idaman di Jalan Punawarman No 48 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangsel yang dilakukan tersangka itu memakan tiga orang korban dan mengalami luka bakar serius hingga mencapai 80 persen.

Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika SH didampingi Iptu Erwin S SH (Kanit Reskrim) , Gunawan (Humas Polsek Ciputat) memaparkan pada media dalam konfrensi pers di Halaman Makopolsek Ciputat Jumat (07/08/2020) peristiwa dibakarnya Rumah SM tersebut terjadi pada 04 Agustus 2020.

Tersangka dan korban yang memiliki hubungan asmara itu sudah belasan tahun tidak ketemu. “Keduanya bertemu kembali pada tahun 2017 dan Mei 2018 keduanya sempat hidup bersama kemudian SM meninggalkan ST Juni 2018,”jelas Kapolsek.

kemudian di Nopember 2018 sampai Januari 2019 keduanya bertemu kembali terjadi sempat hidup bersama, kemudian setahun lamanya SM meninggalkan tersangka lalu bertemu kembali di Januari 2020 dan keduannya kembali hidup bersama pada Bulan Juni,”ucap Endy.

Selanjutnya ST mengajak wanita idamannya, untuk menjalin ke hubungan yang lebih serius, namun ajakan tersebut tidak mendapatkan jawaban dari SM.

Menurut keterangan pelaku kepada polisi bahwa SM menjawab perkara pisah dirinya dengan suaminya masih dalam tahap proses.

Lanjut ST mengatakan kepada SM bahwa ajakan untuk melanjutkan ke hubungan yang lebih serius bukanlah main-main, dan akhirnya ST merasa kesal lalu melakukan pembakaran tersebut.

Akibat perbuatanya, tersangka dikenakan pasal 187 (1e) dan (2e) KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi berupa 1 unit handphone, 1 tas slempang, potongan obat nyamuk yang digunakan untuk membakar rumah yang diikat ke pemantik api kayu dengan menggunakan karet gelang, 1 unit sepeda motor matic, 1 jaket ojek online dan 1 celana panjang yang berbau aroma bensin.

(Ind)

Tinggalkan Balasan