Kerumunan di Puspem Kota Tangerang Dilaporkan Polisi

Kerumunan orang di Pusat Pemerintah Kota Tangerang saat menggelar Vaksinasi tahap kedua. (Foto Dok. Istimewa Cybernewsnasional.com

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com — Ketua Umum Forum Aktivis Tangerang Raya (FAKTA) Iqbal Fadillah alias Ibay melaporkan ketua Gugus Tugas Covid 19 ke Polres Metro Tangerang Kota.

Hal tersebut dilakukan karena adanya kerumunan yang terjadi di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang saat menjalankan vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang berlangsung pada Kamis (25/02/2021).

Menurut Ibay kerumunan itu bisa dihindari jika dilakukan persiapan yang sangat matang oleh Pihak Pemerintah Kota Tangerang. Padahal penerapan peraturan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sedang diberlakukan.

“Vaksinasi ini bisa dilakukan dengan dijadwalkan di setiap Dinas atau kantor-kantor yang ada di pemerintahan, sehingga para pegawai yang menjadi peserta vaksin didata sesuai wilayah kerjanya,” kata Iqbal Fadillah usai melapor ke Polres Metro Tangerang Kamis Sore.

Ibay melihat kerumunan yang terjadi di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang telah melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Ditambah Walikota Tangerang sampai ikut mengatur agar tidak terjadi kerumunan.

“Dimana panitia penyelenggara kegiatan ini sehingga sampai orang nomor 1 di kota Tangerang (Walikota Tangerang-red) ini ikut turun kelapangan, ini bukti lemahnya persiapan dari panitia penyelenggara vaksinasi tahap dua ini” terangnya.

Ketua Umum Fakta usai melaporkan kerumunan orang di Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Kamis Sore. (Foto istimewa Cybernewsnasional)

Iqbal menambahkan, pencegahan penyebaran Covid-19 dibutuhkan kerjasama yang baik antara Pemerintahan Kota Tangerang dengan masyarakat, menetapkan protokol kesehatan dengan penerapan 4M.

“Cegah penyebaran dengan cara yang kerap disosialisasikan, yakni memakai masker, menjaga jarak, hindari kerumunan, dan mencuci tangan. Vaksin penting memang, yah tapi jangan juga seenaknya para ASN berkerumun juga,” tambahnya.

(UPS)

 

 

 1,178 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan