Kasatpel Penjaringan Sosialisasi Pergub DKI No 77 Tahun 2020

Jakarta. MCNN – Kepala satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan  Penjaringan Slamet melalukan sosialisasi implementasi Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 77 tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah.

Belum lama ini Kasatpel LH Kecamatan Penjaringan sosialisasi di Kelurahan Kapuk Muara pada tanggal 7 Desember 2020, menindak lanjuti intruksi Wali Kota Jakarta Utara Nomor 35 Tahun 2020 tentang pengolahan sampah lingkup RW.


” Didalam pergub 77 Tahun 2020 tentang pengelolaan sampah lingkup RW pasal 6 ayat 1 bahwa setiap RW agar membentuk struktur organisasi Rukun Warga yakni, pengurus bidang pengolahan sampah yang diantaranya ialah, pertama Ketua Bidang, kedua Seksi Operasional dan yang ketiga Seksi Sosialisasi dan Pengawasan,” kata Slamet dikantornya. ( 8/11 )

Setiap RW akan ditempatkan satu orang petugas  pendamping PJLP dari Suku Dinas LH Jakarta Utara yang akan bekerja sama di lokasi RW yang sudah ditentukan.

” Dengan ditetapkannya Pergub 77 tahun 2020 setiap warga yg menghasikan sampah wajib mengelola sampah dari rumah tangga masing-masing atau dari sumbernya yg bertujuan untuk mengurangi sampah yg dibuang ke UPST Bantar Gebang,” pungkasnya.

Selain itu Slamet juga menjelaskan, pemilahan sampah dapat diakukan melalui beberapa jenis yaitu sampah organik sampah an organik dan sampah limbah B3.Pemanfaatan sampah organik dapat dibuat menjadi kompos, sampah an organik dapat dijual atau dimanfaatkan ke bank sampah karena sampah an organik bernilai ekonomis yang hasilnya dapat dimanfaatkan oleh warga setempat.

” Untuk itu setiap RW harus terbentuk Bank Sampah sedangkan untuk jenis sampah limbah B3 akan dikirim dan ditampung di Dinas LH, untuk selanjutnya pemusnahannya akan bekerja sama dengan pihak ke tiga yang khusus menangani sampah jenis limbah B3,” jelasnya.

Tidak hanya itu Slamet juga menerangkan, bahwa sesuai Pergub 77 tahun 2020 untuk kebutuhan sarana dan prasarananya para ketua RW dapat menyusun dan mengusulkan kebutuhan ke Kelurahan, sesuai form lampiran dalam Pergub 77 th 2020 untuk di anggarkan di kelurahan setempat.

” Diharapkan dengan diterbitkannya Pergub 77 tahun 2020 sampah dapat dikelola dengan baik dengan didukung oleh setiap warga masyarakat, karena masalah pengelolaan sampah bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah daerah akan tetapi menjadi tangung jawab masyarakat bersama,” tutupnya. ( Sunarno )

 

 100 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan