Kambuh !! Marak Truk Parkir Liar di Pelabuhan Tanjung Priok

Truk yang parkir liar di Jalan Banda di dalam Pelabuhan Tanjung Priok.

Jakarta, MCNN – Truk-truk yang parkir secara liar masih marak di dalam kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Kondisi seperti ini selalu berulang-ulang terjadi hingga menjadi kebiasaan yang sukar dirubah.

Setiap hari, truk-truk ini parkir di sepanjang badan jalan di dalam Pelabuhan Tanjung Priok, diantaranya di Jalan Raya Pelabuhan, Jalan Banda, Jalan Pasoso, Jalan Paliat, Jalan Pulau Payung dan Jalan Padamarang.

Saking parahnya, seorang sekuriti yang berjaga di salah satu lapangan penumpukan berinisiatif memasang batu dan kayu di badan jalan untuk menghalangi truk-truk yang seenaknya parkir liar.

“Batu ini memang sengaja saya bikin di sini (badan jalan) pak. Soalnya kalau gak begitu, truk malah parkir disini, kan ganggu jalan,” ungkap salah seorang sekuriti kepada cybernewsnasional.com beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, jalan lintasan di dalam Pelabuhan Tanjung Priok pernah steril dari aktifitas parkir liar. Pasalnya, truk-truk yang bandel tersebut ditertibkan secara tegas oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Hubla Kemenhub, Capt. Hermanta saat menjabat sebagai Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok.

Namun sayangnya, kondisi steril tersebut tidak lama berlangsung sehingga kebiasaan lama truk-truk yang suka parkir liar kambuh lagi.

Sekuriti pelabuhan gunakan batu dan kayu sebagai penghalang truk-truk yang seenaknya parkir liar.

Maraknya parkir liar berdampak terhadap kelancaran keluar masuk barang di dalam pelabuhan, yakni sebagai salah satu faktor kemacetan di dalam pelabuhan.

Oleh sebab itu, peran dan kinerja Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok sebagai regulator dalam menjalankan tugas, tanggung jawab, dan wewenang yang kuat untuk mengkoordinir seluruh pihak di dalam pelabuhan agar menjaga ketertiban serta memastikan kelancaran arus keluar masuk barang tentu sangat diharapkan.

Dengan wewenang kuat tersebut, menjadi pertanyaan masyarakat apabila masalah truk parkir liar saja tidak bisa diselesaikan. Parkir liar merupakan salah satu masalah dari sebagian masalah di Pelabuhan Tanjung Priok.

Di satu sisi, keinginan Pelindo II yang katanya ingin menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan yang memiliki standar internasional nampaknya akan jauh dari harapan.

Bila masalah parkir liar saja tidak bisa selesai, bagaimana mungkin menyelesaikan permasalahan yang lebih besar dari itu? (KN)

 798 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan