Kadisporapar Kota Sukabumi Nyatakan Pokdakan Sauyunan Kadulawang Embrio Kelurahan Tematik.

Kadisporapar Kota Sukabumi Nyatakan Pokdakan Sauyunan Kadulawang Embrio Kelurahan Tematik.
Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi Tejo Condro Nugroho bersama jajaran

SUKABUMI, CYBERNEWSNASIONAL.COM – Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar)  Kota Sukabumi,  Tejo Condro Nugroho menyatakan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Sauyunan Kadulawang, Kelurahan Cipanengah,  Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi merupakan salah satu percontohandan embrio Kelurahan Tematik di Kota Sukabumi. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara “Merangkum Sukabumi” di lokasi Yogya Dept Store, Selasa (21/12/2021).

Tejo Juga memaparkan, Pokdakan Sauyunan Kadulawang tersebut merupakan Kelompok Warga yang menamakan dirinya “Pokdakan Sauyunan”. Kelompok ini merupakan kelompok masyarakat pembudidaya ikan yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya dan berencana menjadikan wilayah tersebut sebagai lokasi wisata lokal warga sekitar.

“Pokdakan Sauyunan Kadulawang ini bisa menjadi percontohan. saya melihat dari bagaimana pemberdayaannya, bagaimana partisipasinya, kemudian penataan-penataan yang dimulai oleh masyarakat, diinisiasi oleh masyarakat, dan bisa untuk masyarakat,” paparTejo awak media

Kepala Dinas itu pun setuju di wilayah Pokdakan Sauyunan Kadulawang ini bila dijadikan Wisata Lokal “One Day One Three” yang layak di kunjungi.

Kadisporapar Kota Sukabumi Nyatakan Pokdakan Sauyunan Kadulawang Embrio Kelurahan Tematik.
Areal Pokdakan sauyunan Kadulawang Cipanengah Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi

“Ini merupakan salah satu contoh embrio untuk Kelurahan Edukasi. Masyarakat memberdayakan ekonomi bisa dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Asal ada motivator, kreator, dan ada yang mensupport, atau penggeraknya,” ungkapnya.

Lokasi di area Pokdakan Sauyunan mempunyai lokasi dengan lahan yang tidak terlalu luas, namun dari sumber daya alam dan air cukup baik. Warga sekitar dan kelompok ini pun melakukan penataan di wilayahnya agar terlihat lebih nyaman dan asri. Selain itu areal pokdakan dapat dinikmati warga melepas lelah dan dijadikan tempat berkumpulnya warga.

“Insyaallah,  saya setuju. Tinggal pembenahan-pembenahan sarana dan prasarananya saja. Ini layak untuk menjadi salah satu destinasi wisata local,” ujar Tejo. (Achmad Zazuli).

 226 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.