Kabid SMP Dinas Pendidikan Diduga Tutup Mata Terkait Kecurangan PPDB

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor

BOGOR. MCNN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Bogor dihiasi dengan adanya keluhan beberapa masyarakat yang anaknya menjadi peserta didik baru. Karena ditengah-tengah sulitnya ekonomi dampak Covid 19, masih ada oknum guru bahkan termasuk kepsek yang tega melakukan aksi tidak terpuji.

Seperti hal yang di alami salah seorang walimurid yang Identitas tak mau di sebut namanya, menceritakan kepada Media Cyber News Nasional (MCNN), dirinya sangat kesal dan merasa dicurangi lantaran anaknya di sistem pendaftaran PPDB SMP Negeri 04 sudah masuk namun tiba tiba pihak komite menyatakan tidak lulus dan diganti oleh siswa lain yang tidak lulus.

Leonardo B Purba SE, Ketua Dewan Penasihat AIPBR

” Gimana saya tidak kecewa, dengan alasan anak saya tidak datang untuk verifikasi, anak saya diganti oleh siswa yang jelas-jelas tidak lulus. Ini ada indikasi curang dan permainan yang,” keluh sumber kepada MCNN. Kamis (22/07/2021).

Terkait persoalan itu.
Ketua Dewan Penasehat Aliansi Insan Pers Bogor Raya, Leonardo Purba SE.
mendesak agar aparat penegak hukum atau Inspektorat Kabupaten Bogor, memanggil oknum  Kepsek dan Pantia PPDB SMPN.04 termasuk Kabid Dinas Pendidikan kabupaten bogor.

” Saya minta agar pihak Inspektorat Kabupaten Bogor sejatinya dapat memanggil oknum kepsek dan panitia PPDB  termasuk Kepala. Bidang SMP. Kenapa!…karena ini ada dugaan tindak pidana dan mal adminstrasi,” tegas Purba.

Purba juga menegaskan seharusnya dengan adanya dugaan kecurangan ini pihak komite sekolah di berikan sangsi disiplin berat karena telah melanggar aturan Permendikbud No. 40 Tahun 2019. Tambahnya.

Masih menurut Ketua Dewan Penasihat AIPBR, setidaknya kalau ada sangsi tegas, kedepannya tidak terjadi lagi kecurangan dalam penerimaan peserta didik baru yang menurutnya terjadi setiap tahun dan telah menodai dunia pendidikan di Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Dodoy Kabid SMP dinas pendidikan kabupaten bogor saat di hubungi  Awak Media Cyber News Nasional, terkesan tutup mata dengan persoalan kecurangan tersebut.

(Dedi.S).

 324 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.