Insan Maritim Pelabuhan Panjang Gelar Vaksinasi Massal Tahap Pertama

Lampung, MCNN – Insan maritim di Pelabuhan Panjang, Lampung menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 secara massal bagi masyarakat yang sehari-hari beraktifitas di Pelabuhan Panjang.

“Kami yang merupakan insan maritim di Pelabuhan Panjang mendukung program pemerintah terkait percepatan vaksinasi dan optimalisasi pencegahan penularan Covid-19 di area pelabuhan,” ujar Capt. Hendri Ginting selaku Plt. Syahbandar Kantor KSOP Kelas I Panjang.

Hendri menambahkan, vaksinasi massal dilakukan dalam rangka mengisi HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76.

“Kami sediakan 3.100 dosis vaksin tahap pertama, mengingat Pelabuhan Panjang merupakan area publik yang rentan terhadap penularan Covid-19,” ungkapnya.

Hendri menyampaikan, kegiatan vaksin ini digagas dan dilaksanakan bersama-sama oleh seluruh insan maritim Pelabuhan Panjang.

Tujuannya adalah untuk memberikan peningkatan kekebalan kelompok (herd immunity) bagi seluruh masyarakat yang beraktifitas di Pelabuhan Panjang dari ancaman paparan virus Covid-19.

“Vaksinasi massal dilaksanakan selama 4 hari sejak 16-19 Agustus 2021 dengan pengaturan jadwal dalam satu hari dibagi menjadi 4 sesi agar tidak terjadi penumpukan calon peserta, sehingga total pelaksanaan vaksin perhari berjumlah 750-775 orang agar mencapai target total sebanyak 3.100 dosis vaksin tahap pertama,” tuturnya.

Dijelaskannya, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang telah menyiapkan sebanyak 6.200 dosis vaksin yang dibagi dua untuk vaksin tahap pertama dan tahap kedua.

Sementara General Manager IPC/PT Pelindo II (Persero) Cabang Panjang, Adi Sugiri mengungkapkan, kegiatan vaksinasi massal ini sebagai bentuk kontribusi insan maritim Pelabuhan Panjang kepada masyarakat, seiring dengan program pemerintah dalam upaya menekan laju penularan virus Covid-19.

“Semoga kegiatan vaksinasi tahap pertama ini dapat berjalan dengan lancar, selanjutnya dalam waktu satu bulan ke depan akan dilaksanakan kembali vaksinasi massal untuk dosis tahap kedua,” tutur Adi.

Mekanisme pelaksanaan vaksin ini dimulai dengan pelaksanaan pendaftaran jauh hari sebelumnya sehingga calon penerima vaksin yang hadir merupakan pesrta yang telah terdaftar.

Adi mengatakan, pendataan calon peserta telah mendaftar jauh sebelum pelaksanaan kegiatan vaksinasi. Hal itu untuk mencegah potensi terjadi kerumunan.

Sebagai vaksinator, sambung Adi, dilakukan oleh gabungan tenaga medis yang berasal dari KKP Kelas II Panjang, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Lanal Lampung dan IPC Panjang. (KN)

 160 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.