FSPI Mengutuk Keras Oknum Penolak Jenazah Tenaga Medis Covid-19

FSPI-Cybernewsnasional.com

MCNN, Tangerang – Ditengah – tengah para pahlawan kemanusiaan yang dengan gagah berani berhadapan langsung dengan Covid-19, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan pemberitaan di media terkait penolakan sekelompok oknum masyarakat terhadap jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19, termasuk jenazah “Tenaga Medis” Covid-19.

Salah satu organisasi buruh terbesar yang ada di Kota Tangerang – Banten, Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPI). Mengutuk keras perbuatan sekelompok oknum masyarakat yang menolak pemakaman Jenazah tenaga medis Covid-19. Pernyataan tesebut disampaikan oleh H.Rd.Sugandi.SH, selaku Sekjend.DPC FSPI Kota Tangerang. Sabtu (11/04/2020) di kantor sekretariatnya.

Covid-19- Cybernewsnasional.com
Aksi longmarch buruh FSPI menuju Istana.

“Siapapun yang menolak pemakaman jenazah Covid-19, termasuk jenazah tenaga medis, kami buruh FSPI mengutuk keras, dan memohon kepada aparat hukum untuk menindak tegas oknumnya,” tegasnya.

Kepada MCNN Lebih jauh ia menjelaskan bahwa ia tidak bisa membayangkan apabila para tenaga medis menolak pasien dari masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Walaupun itu tidak mungkin terjadi sebab kami sudah yakin para tenaga medis sudah teruji jiwa kemanusiaan dan kepahlawanannya, jelasnya.

Secara organisasi FSPI telah menginstruksikan kepada anggotanya untuk memakai “Pita Hitam” sebagai bentuk solidaritas kepada Tenaga Medis, dan berharap kondisi ini harus segera diselesaikan dan diantisipasi secara cepat oleh pemerintah pusat maupun daerah supaya tidak terjadi lagi penolakan pemakaman jenazah Covid-19.

Ditempat terpisah lewat media Whats App (WA) Dr. Mohammad Rifki, salah satu pejabat di RSUD milik pemerintah Kabupaten Tangerang, mengucapkan terima kasih atas dukungan moril kepada para tenaga medis dari seluruh masyarakat termasuk yang disuarakan oleh buruh FSPI Kota Tangerang Banten.

(Angga).

Tinggalkan Balasan