HTML5 Icon

FSP RTMM Provinsi Banten Resmi Buka Rakernas II dan Rapimnas V Tahun 2019

Tangerang, Cybernewsnasional – Setelah melaksanakan kegiatan outdoor yang dilaksanakan pada hari Minggu (24/11), Federasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok Tembakau Makanan Minuman (RTMM), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) secara resmi membuka acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-ll dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke-V,. Acara yang berlangsung di Grand Ballroom, Hotel Grand Soll Marina, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin (25/11/2019) pagi.

Kementrian-Cybernewsnasiona.com

Dengan mengusung tema “Meningkatkan Integritas Kepemimpinan, Kedisiplinan, dan Ketertiban Organisasi Untuk Mewujudkan Kemitraan Simbiosis Mutualisme, Guna Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja dan Kemajuan Perusahaan” , dihadiri direktur PT.Mayora Indah Tbk, Direktur PT.Frisianflag ( susu bendera), direktur sampurna, ketua Gabungan pengusaha rokok malang ( GAPEROMA), ketua GAPPRI, BPJS, KSPSI Ir.Jumhur Hidayat, Arnord Sihite.SE, Kadisnaker Kabupaten/kota Tangerang.

Ketua Umum FSP RTMM-SPSI, Sudarto.AS seusai pembukaan saat ditemui awak media mengatakan, Dalam Rakernas dan Rapimnas yang dibuka hari ini pihaknya akan mendahulukan Rakernas. Menurutnya FSP RTMM akan mencoba melakukan secara terintegrasi antara Rakernas dan dilanjutkan Rapimnas.

Ketua Umum-Cybernewsnasional.com

“Di Rekernas kita akan mengevaluasi seluruh kegiatan yang sudah kita lakukan, dan kita juga membuat rekomendasi menyesuaikan dengan kebutuhan. Sedangkan Rapimnas adalah kita akan mengambil kebijakan-kebijakan penting secara strategis, terhadap berbagai macam kebijakan yang kita pandang perlu dalam rangka meningkatkan tata kelola FSP RTMM,” terangnya.

Lebih lanjut Sudarto mengatakan, tata kelola dibangun pihaknya yaitu advokasi terintegrasi, lantaran tidak dipungkiri serikat pekerja – serikat buruh tugasnya melindungi dan membela serta meningkatkan kesejahteraan.

“Kalau kita ingin terlindungi dan terbela ya harus membangun budaya, perilaku, tertib dan disiplin. Dan kalau ingin sejahtera ya harus produktif dan efesien,” tandasnya.

Ia menambahkan, bahwa revolusi industri 4.0 ia nilai sebagai tantangan, bagaimana produk-produk dari luar juga akan mudah masuk, selain itu pihaknya dituntut kompetitif SDM nya. FSP RTMM harus mengantisipasi hal terkait industri 4.0 terhadap kesiapan SDM khususnya anggota FSP RTMM.

“Kunci dasarnya adalah sertifikasi kompetensi. Untuk isu kenaikan harga rokok kita akan bahas dalam seminar, karena problematika industri rokok juga menjadi Problematika industri makanan minuman. kita akan duduk bersama dan akan buka, apa problema industri kita yang akan ditetapkan dalam Rapimnas 2019,” paparnya.

Rapimnas

Sementara di lokasi sama, Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Hubungan Industrial -Kementrian Ketenagakerjaan RI Drs. Aswansyah yang sangat mengapresiasi acara ini, Ia berharap dengan adanya Rakernas dan Rapimnas FSP RTMM menjadi moment terbaik.

“Kami berharap dari Rapim ini nantinya timbul pemikiran-pemikiran visioner dan rekomendasi-rekomendasi yang cukup konstruktif untuk membangun hubungan yang harmonis, dinamik dan berkeadilan,” tuturnya.

Menurut Dia, jaman terus berubah pekerja juga harus berubah dalam meningkatkan skilnya, sehinga siap menghadapi era digitalisasi dan era 4.0.

“Pekerja dan pengusaha adalah mitra yang tidak terpisahkan, dan harus dibangun bersama untuk kemajuan bangsa dan negara. Jika terjalin hubungan baik maka investasi akan masuk dan akan memperluas hubungan kerja,” pungkasnya.

(Angga)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: