FP2KM Angkat Bicara Embung Dipenuhi Sampah Dan Eceng Gondok

Jakarta . MCNN – Persiapan musim hujan hampir semua embung dan waduk pendalaman dan pembersihan oleh Suku Dinas Tata Air Jakarta Utara dan Suku Dinas Sumber Daya Air. Namun embung yang terletak di RT 1 RW 3 Kelurahan Kapuk Muara saat ini dipenuhi sampah dan eceng gondok. ( 12/11/2020 )

Forum Pemuda Pemudi Kapuk Muara ( FP2KM ) Meminta kepada pemerintah kota Administrasi Jakarta Utara dalam hal ini lurah Kapuk Muara untuk memperhatikan embung agar dapat berpungsi sebagai resapan air.


Anggota FP2KM Nurdin berharap, embung bisa berpungsi seperti semula karena saya melihat aspek embung bisa menampung air hujan dari beberapa RW yang ada di Kapuk Muara, walaupun pernah ada persengketaan dari berbagai pihak menklaim tanah tersebut miliknya, namun sampai saat ini yang ada hanya eceng gondok dan sampah,” kata Nurdin di kantor sekretriat FP2KM. ( 11/11/2020 )

Pada Tahun 2106 Pernah juga Suku Dinas Tata Air Jakarta Utara mengupayakan pendalaman dan pembersihan embung yang ada di RT 1 RW 03 Kelurahan Kapuk Muara.


Kata ketua FP2KM Munir mengatakan, saya berharap embung bisa dipergunakan sebagaimana pungsinya. ” Kami berharap area tersebut menjadi resapan air untuk di wilayah Kapuk Muara dan kami sangat yakin, jika area tersebut menjadi resapan air tentunya masyarakat merasakan manfaat jika dihadapi banjir dan cura hujan yang tinggi.

” Terlepas lokasi tanah tersebut  itu milik siapa, seingat saya pada tahun 2016 embung itu bagus seperti embung yang lainya. Pertanyaan saya sebagai warga mengapa resapan air seperti tidak diperhatikan, yang saya lihat banyak eceng gondok dan sampah dilokasi tersebut,” kata Munir.

Dia juga memohon kepada pak Wali Kota Jakarta Utara( Sigit Wijatmoko ) supaya embung bisa dipungsikan kembali. Karena sebentar lagi kita menghadapi musim hujan,” harapnya.

Selain itu Tokoh Masyarakat Kapuk Muara yang enggan disebutkan insialnya juga mengeluhkan dengan adanya embung yang tak terurus, padahal dengan jelas embung yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan serta mencegah banjir,” katanya.

( Sunarno/ Eko )

 282 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan