Forkompimko Lakukan Monev PSBB di PT. Bogasari

Jakarta. MCNN – Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkompimko) Jakarta Utara melakukan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di PT Bogasari, Senin (14/9). Dalam kegiatan ini karyawan digunakan sebagai aset untuk pencegahan penyebaran COVID-19.

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan apa yang Forkompimko Jakarta Utara lakukan ini merupakan upaya mengevaluasi protokol kesehatan COVID-19 di wilayah Jakarta Utara.

“Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Polres Metro Jakarta Utara, Kodim 0502 Jakarta Utara bersama dengan Lantamal 3 mau saling bertukar informasi bagaimana pola penanganan COVID-19 di lingkungan industri esensial maupun industri non esensial. Dan Bugasari sebagai industri esensial dengan karyawan yang banyak tentu mempunyai cara tersendiri dalam penerapan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran COVID-19,” kata Sigit.

Sigit menambahkan, dalam kunjungan ini Forkompimko Jakarta Utara sangat berterimakasih atas dukungan PT Bogasari sekaligus upayanya dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di lingkungannya.

“Tidak menjadikan karyawan sebagai aset korporasi saja, tetapi juga dijadikan  agen agen perubahan. Baik di tempatnya bekerja maupun di lingkungan masyarakatnya, sehingga munculnya klaster perkantoran dan keluarga bisa diminimalisir,” tambahnya.

Ia berharap , apa yang sudah dilakukan oleh Bogasari ini bisa membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. “Khususnya di Jakarta Utara. Kesimpulannya, kami Forkompimko berharap penerapan tersebut bisa dilakukan secara kontinu sebagai wujud tanggung jawab bersama memerangi COVID-19,” harapnya.

Sementara itu Wakil Kepala Divisi PT Bogasari Erwin Sudarma mengatakan bimbingan dari pemerintah sangatlah diperlukan dalam penanganan COVID-19.

“Karena jika membicarakan COVID-19 ini bukanlah hal main-main. Selain mengangkut nyawa manusia juga terkait dengan pergerakan ekonomi. Jadi paling penting adalah mengikuti arahan dari pemerintah dan juga menjalankan sekaligus merubah budaya kerja. Kami sadar ini untuk kepentingan semua, untuk kepentingan bangsa kita, juga untuk kelangsungan perusahaan dan negara,” katanya.

Dalam Monev ini Wali Kota Administrasi Jakarta Utara didampingi Wakil Wali Kota Ali Maulana Hakim, Asisten Pemerintahan Abdul Khalit, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suroto, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Wawan Budi Rohman. Selain jajaran Pemkot,  turut serta dalam Monev adalah Wakapolres Jakarta Utara AKBP Aries Andi, Dandim 0502 Jakarta Utara Kolonel Inf. Roynald Sumedap dan Danlantamal 3 Brigjen TNI Marinir Hermanto. (Eko)

Tinggalkan Balasan