FAM Gelar Unras Pertanyakan Rasionalisasi APBD

FAM

KOTA TANGERANG, MCNN – Rasionalisasi APBD Kota Tangerang dalam penanganan masyarakat terdampak Covid-19, Forum Aksi Mahasiswa (FAM) gelar aksi unjuk rasa (Unras), di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jum’at (12/6/2020).

Dalam aksinya, FAM menuntut, agar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberikan solusi bagi masyarakat yang terkena dampak Covid-19, serta menambah jumlah kuota penerima manfaat Bantuan Sosial (Bansos).

“Kuota Bansos yang dikeluarkan oleh Pemkot Tangerang dengan jumlah 131.778 KK, sebagai berprestasi, nyatanya kuota tersebut sama sekali tidak menyerap alokasi anggaran APBD Kota Tangerang satu rupiah pun,” papar Humas FAM, Fadil.

Sementara, kuota bansos yang berjumlah 131. 778 KK, dengan sendirinya akan terpenuhi oleh pemerintah pusat melalui peran Kemensos dan Pemerintah Provinsi Banten selama tiga bulan.

“Lalu kemana larinya alokasi anggaran APBD Kota Tangerang sebesar 144 Milyar yang telah diucapkan oleh Arief Wismansyah?,” keluhnya.

Mereka menduga, bahwa anggaran yang pernah diucapkan oleh Walikota Tangerang, sengaja disimpan agar tidak keluar dari kantung Pemkot Kota Tangerang.

“Ternyata, anggaran tersebut dengan sengaja dan semaksimal mungkin disimpan agar tidak keluar dari kantung Pemkot Tangerang. Apa alasannya?. Kenapa anggaran tersebut tidak dipakai untuk menambah kuota penerima manfaat?, mengingat masih banyaknya warga Kota Tangerang yang terdampak dan belum menerima bantuan dari pihak manapun,” tandasnya. (Angga)

Tinggalkan Balasan