Faisal : Semua Harus Peduli Terhadap Pelaksanaan Hukum di Indonesia

Bekasi, MCNN.Com – Faisal ( 23 ) mahasiswa jurusan Ekonomi bisnis disalah satu kampus di Bekasi blak – blakan mengamati penegakan pelaksanaan hukum baik nasional maupun daerah .

Mahasiswa yang aktif di organisasi Gerakan Mahasiawa Nasional Indonesia ( GMNI ) ini aktif menyuarakan hak- hak masyarakat di lingkunganya, Desa Bantarjaya Pebayuran Bekasi.

Faisal mengatakan kegundahanya akan banyaknya Operasi Tangkap Tangan ( OTT) yang dilakukan KPK terhadap pejabat kita atau pun praktik KKN yang semakin marak hal ini menurutnya adalah preseden buruk untuk penegakan hukum di Indonesia.

“Korupsi , Kolusi dan Nepotisme adalah musuh bersama, kita harus bergerak bersama memerangi ini sebab negara akan hancur jika KKN dijadikan tradisi, ” katanya ( 26/11/2020).

Beliau menambahkan bahwa Indonesia adalah sebuah negara yang kaya tapi mengapa masih banyak kita temui kemiskinan, Ia menganggap salah satu penyebabnya adalah KKN yang masih merebak di Indonesia.

” Heranya praktik KKN sekarang sudah merambat ke level pemerintahan terkecil, banyak oknum kades yang masuk penjara akibat kesalahan wewenang dan KKN dana bansos , dana desa maupun yang lain, ” jelasnya.

Faisal pun mengatakan bahwa masyarakat harus berani untuk melaporkan setiap pungutan yang tidak diatur oleh UU kepada aparat berwajib. “Jangan dijadikan sekecil apapun KKN tumbuh dimasyarakat , kita harus berani melaporkan setiap pelanggaran untuk membentuk pemerintahan yang clean govermance, ” jelasnya ( 26/11/2020).

” KKN dan pungli adalah sumber kemiskinan sebuah wilayah semakin banyak pungli semakin miskin sebuah wilayah sebab dana yang seharusnya untuk pembangunan justru disunat atau di mark up oknum, dan yang rugi pasti masyarakat”. tehasnya.

Mahasiswa yang aktif digerakan mahasiswa nasional Indonesia ( GMNI) ini pun aktif dalam kegiatan advokasi dimasyarakat dan Ia mengataka bahwa keadilan dalam hukum harus ditegakan dan itu hanya bisa berhasil ketika semua element masyarakat berani melaporkan pelanggatan.* ( Apen )

 

 

 884 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.