Dugaan Pungutan Biaya Adimistrasi PPDB SMP.01 Cariu Capai 1,5 Juta

PPDB-Cybernewsnaaional.com

BOGOR, MCNN – Kembali dunia pendidikan di kotori oleh ulah para oknum kepala sekolah dan guru, yang berani memungut sejumlah uang dari para calon wali murid untuk pembayaran biaya administrasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diduga terjadi di SMPN 01 Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor.

Dari hasil pengamatan awak Media Cyber News Nasional (MCNN) diperoleh informasi dari para orang tua murid bahwa mereka diberikan lembaran perincian biaya administrasi di sekolah tersebut yang nilainya dirasakan oleh mereka sangat memberatkan.

Salah satu wali murid yang biasa dipanggil empo kepada MCNN menyampaikan keluhannya terkait uang administrasi PPDB yang kurang lebih sebesar 1,5 juta.

“Uang sebanyak 1,5 juta dalam masa korona, bagi kami cukup besar, apalagi empo kan Riska mampu, tapi mau tidak mau dengan sangat terpaksa kami harus membayar, karena kalau tidak bisa membayar, anaku terancam tidak bisa diterima sekolah disini,”keluhnya.

Ditempat terpisah, Soklar S.E., Ketua LSM-KPK, angkat bicara terkait dugaan pembebanan perincian kewajiban beban adimistrasi yang diperkirakan akan di pungut oleh pihak sekolah SMPN.01 Kecamat Cariu.

“Kalau pungutan tersebut betul-betul dilaksanakan, sama saja dengan mencekik leher orang tua walimurid, kan tau sendiri warga masyarakat Kecamatan Cariu penghasilanya tergolong rendah, jadi…uang 1,5 juta pasti sangat memberatkan.” papar Ketua LSM KPK Nusatatara tersebut menjawab pertayaan wawancara wartawan Cyber News Nasional Senin (29/06/2020). sore melalui sambungan telepon.

Dirinya juga menyampaikan saran, bahwa semestinya pihak sekolah memberikan keringanan bagi calon peserta didik baru dengan jalan tidak mematok pungutan admistrasi yang sangat memberatkan wali murid, tetapi harus di musyawarahkan terlebih dahulu dengan wali murid.

Disisi lain LSM KPK Nusatatara meminta agar Disdik Kabupaten Bogor mengambil langkah tegas terkait adanya’ dugaan pungutan biaya administrasi PPDB di SMPN Kecamatan cariu yang dinilai sangat memberatkan wali murid.

“Saya minta kadis segera turun tangan, dan ambil tindakan tegas apabila dalam pelaksanaan PPDB di SMPN 01 Cariu ditemukan ada pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan oleh bawahannya,”tegasnya.

Awak Media Cyber News Nasional tidak berhasil ketemu dengan Kepala Sekolah SMPN 01 Cariu untuk mengkonfirmasinya, disebakan kepala sekolah tidak berada di kantornya.(Prb).

Tinggalkan Balasan