HTML5 Icon

DPRD Kota Tangerang, Gelar Sidak Pergudangan dan Marahi Pemiliknya

Kota Tangerang, Cybernewsnasional.com – DPRD Kota Tangerang bersama jajaran Dinas – dinas terkait di Kota Tangerang menggelar inspeksi mendadak (Sidak) kawasan pergudangan yang berada di wilayah Kavling DPR Blok A, Kelurahan Kenanga Kecamatan Cipondoh, yang disinyalir tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), Kamis (16/1/2020).

Dalam sidak tersebut sempat terjadi ketegangan yang nyaris berujung baku hantam antara Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto dengan Adam salah seorang pemilik bangunan yang enggan gudangnya disegel oleh rombongan wakil rakyat bersama jajaran aparatur negara dari Dinas-dinas terkait dan Satpol-PP Kota tangerang.

Insiden tersebut bermula saat rombongan anggota DPRD datang dan menanyakan surat ijinnya, mengetahui ijin yang dikantongi kurang lengkap tiba-tiba Adam sang pemilik bangunan tersebut justru melepaskan beberapa anjing peliharaannya, sehingga membuat geram anggota dewan yang saat itu tenang menjadi kalang kabut.

Bukannya mengamankan peliharaannya, Adam Justru memaki puluhan anggota DPRD Kota Tangerang, sehingga beberapa dari wakil rakyat tersebut turut tersulut amarahnya sehingga adu mulut pun tidak dapat dihindarkan lagi.

“Pelanggarannya dimana, disini bengkel tidak ada limbah beracun, disebelah sana tuh yang ada limbahnya,” ucap, Adam (Pemilik-red) dengan nada tinggi.

Bukan hanya itu, Adam yang saat itu semakin tak terkendali emosinya juga sesekali mencoba memprovokasi wakil rakyat dengan menyuruh karyawannya untuk tetap bekerja.

“Sudah sana kerja, ngapain ini pake acara disegel segala,” katanya, seraya meminta para wakil rakyat untuk segera keluar dari bengkelnya.

Namun bukannya reda, mendengar nada adam yang sedikit ngeyel,  para anggota dewan justru meminta Adam untuk menunjukan bukti kepemilikan ijin mendirikan bangunan yang telah diperbaharui.

“Ini ijin tahun berapa…? ini ijin wahidin yang tandatangan, dengerin dulu kalau kami ngomong, harusnya ini diperbaiki dulu,” tegas, Turidi yang juga bernada tinggi

Dirinya juga bersikeras agar Adam patuh dengan peraturan daerah yang telah ditetapkan, terlebih bengkel tempat usahanya disinyalir terdapat pelanggaran.

“Ini, Satpol-PP tolong menjadi catatan, kalau bisa ini disegel seperti gudang gudang yang lainnya,” tandasnya, Turidi.

Melihat kondisi tersebut, Turidi Mengungkapkan, jajaran DPRD Kota Tangerang terkejut dengan banyaknya ditemukan bangunan yang tanpa ijin, dan tidak sedikit bangunan di Kavling DPR berbeda jauh antara ijin yang tertera dengan fakta dilapangan.

“Contoh ijinnya Workshop tetapi disitu bengkel yang melebihi kapasitas, dan yang lebih mencengangkan adalah saya (DPRD-red) orang cipondoh asli dan melihat gudangnya itu udah luar biasa bahkan selevel kapasitas itu bukan lagi non valutan artinya gudang yang memang layaknya industri besar ada disitu,” ujar, Turidi.

Dengan aturan yang ada, Lanjut Turidi, pihaknya akan mendorong instansi dan dinas terkait yang diantaranya dinas perkim dan Satpol-PP untuk segera menindaklanjuti temuan – temuan ini yang didapati saat sidak tersebut.

“Hari ini kita Pylox dan nanti akan dilanjutkan dipanggil ke Perkim dan nanti apabila benar menyalahi aturan maka akan merekomendasikan kepada Satpol-PP untuk melakukan penyegelan,” tuturnya.

Turidi, mengungkapkan kendati Penyegelan yang nantinya akan dilakukan oleh satpol-PP Kota Tangerang bersifat permanen, namun apabila pemilik gudang mau untuk merubah dan mentaati peraturan yang ada dikota Tangerang tidak menutup kemungkinan segel yang nantinya dipasang oleh satpol-PP Kota Tangerang dapat dibuka kembali.

“Ketika Ijinnya berbeda ia harus mengikuti standarisasi yang berlaku,” tegasnya.  (Asep)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: