DLH Dinilai Tak  Mampu Tanggani Dugaan Polusi limbah PT.Indac

Limbah-Cybernewsnasional.com

BOGOR, MCNN – Hampir setiap hari warga Desa Wanaherang mencium aroma tidak sedap yang diduga bersumber dari sebuah perusahaan PT.Indac yang memperoduksi bahan Aki (Baterei). Hal ini sesuai pantauan awak Media Cyber News Nasional. Minggu (21/06/2020).

Diperoleh informasi, bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor terlihat berkali-kali melakukan monitoring namun tampaknya penanganan limbah polusi udara masih tetap memunculkan aroma tidak sedap yang sangat dikeluhkan masyarakarat karena khawatir akan keselamatan dan kesehatannya.

Menurut Ketua RT setempat kepada Media CNN menjelaskan bahwa PT.Indac telah lama beroperasi, bahkan diduga hasil limbah B3 beracun tersebut kembali di manfa’atkan dan di tampung oleh PT PPLI. Sebuah perusahaan Industri limbah yang diduga belum memiliki izin rekomondasi dari DLH Kabupaten Bogor.

Dikatakan oleh warga sekitar bahwa suka terlihat petugas DLH sering datang meninjau ke pabrik tersebut tetapi belum ada perubahan terkait dari bau limbah yang dikhawatirkan akan mencemarkan lingkungan. Dan kondisi sekarang warga mau tidak mau terpaksa harus mencium aroma yang sangat menyengat yang dikhawatirkan akan mengancam kesehatannya.

Diperoleh kabar dari warga lainnya yang tidak mau ditulis namanya, menceritakan bahwa diduga perusahaan tersebut guna menghindari protes dari warga, suka membantu pemerintah desa maupun masyarakat sekitar, baik berupa sembako maupun bantuan dalam bentuk lainnya, duganya.

Sementara Anggota DPRD Kabupaten Bogor, hingga saat ini belum terlihat melakukan pengecekan atau sidak terkait adanya keluhan dari masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan. (Prb).

Tinggalkan Balasan