Dimasa Pandemi Covid19, Lurah Meong Bantu Pendidikan Anak Yatim

Yatim-Cybernewsnasional.com

KABUPATEN TANGERANG, MCNN – Terus mengabdi dan bermanfa’at untuk masyarakat, itu salah satu prinsip yang di pegang oleh Lurah Kadu M. Asdianyah,SH., yang sampai saat ini menjabat baru 7 bulan.

Selama hampir 7 bulan menjabat , M. Asdiasnyah selalu memberikan yang terbaik kepada warganya, terbukti beberapa program yang sudah di laksanakan selama menjabat menjadi lurah Kadu sudah berjalan, akan tetapi dalam kondisi covid-19 sa’at ini dirinya hanya bisa menjalankan program membantu para yatim yang putus sekolah di wilayah Desa Kadu untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

Lurah Meong-Cybernewsnasional.comLurah Kadu, M. Asdianyah,SH., kerap di sapa Lurah Meong mengatakan, dalam masa pandemi covid dan penerimaan murid baru ini banyak masyarakat yang tidak mampu dalam persoalan untuk melanjutkan sekolah.

Pemerintah Desa Kadu bekerjasama dengan pondok pesantren Miftahul Khaer yang berada di kampung Babakan, Sukabakti, Curug, KabupatenTangerang
membuat program membantu para siswa-siswi khususnya para yatim yang putus sekolah dan semua fasilitas untuk melanjutkan pendidikanya, jelas Meong kepada Cybernewsnasional. Com, saat di temui di ruang kerjanya, Senin(22/06/2020).

“Untuk tahun ini kami menyantuni anak yatim dengan cara membantu melalui pendidikan, anak yatim yang putus sekolah harus kembali melanjutkannya,”jelasnya.

Lebih lanjut Asdiansyah juga menjelaskan, Pemerintah Desa Kadu bekerja sama dengan sekolah Miftahul Khaer karena di sana sekolah sambil pesantren dan mempunyai banyak fasilitas.

“Kami sediakan formulir untuk 8 orang dulu, dan untuk saat ini baru 3 orang yang sudah di daftarkan, sebetulnya banyak hanya kebanyakan memilih sekolah yang lain,” katanya.

Menyantuni anak yatim dengan membiayai melanjutkan sekolah sudah menjadi salah satu visi dan misi pada saat pencalonan dirinya menjadi kepala Desa Kadu, dan insya Allah wacana program selanjutnya membantu yang ingin melanjutkan ke pendidikan fakultas.

“Satu persatu dengan izin Allah bisa di laksanakan dengan baik, dan Alhamdulillah mereka senang dan merasa terbantu karena memang Anak Yatim yang putus sekolah sama mempuyai cita-cita yang sama dengan kita,”terangnya.

Pemerintah desa kadu selain dalam membantu juga agar bisa menjadi orang tua para anak yatim di wilayah desa kadu dengan harapan para anak yatim yang mungkin kirang perhatian orang tua kedean bisa menjadi orang sukses dengan ilmu dan berguna bagi masyarakat serta nusa dan bangsa, tutupnya. (Angga).

Tinggalkan Balasan