Diduga Terkena Gizi Buruk, Selama Belasan Tahun Baru Diketahui

MCNN, Kota Tangerang Sebuah Kota yang memiliki slogan “Kota Ahlakul Kharimah” adalah Kota Tangerang dan yang menjadi salah satu kota penyangga ‘Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia’ letak wilayahnya berada di Provinsi Banten berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, namun slogan tersebut mungkin hanya menjadi sekedar hiasan dinding belaka sehingga tidak seperti apa yang selalu diharapkan masyarakatnya (ber-Ahlakul Kharimah).

Seperti halnya saat awak media mendampingi jajaran pengurus dan anggota paguyuban pabuaran Kelurahan Cimone Jaya Kecamatan Karawaci, ketika mengunjungi beberapa rumah warga yang menurut informasi sedang menderita sakit di wilayah RT.03, dan RT.04/RW.08.

Setelah menerima informasi bahwa ada warga yang saat ini sangat membutuhkan bantuan dan perhatian dari pemerintah daerah (Dinkes Kota Tangerang) dikarenakan sakit, dengan sigap dan rasa kepedulian terhadap sesama maka jajaran Pengurus Paguyuban Pabuaran mengunjungi rumah keluarga Hanjaya panggilan akrabnya kerap di sapa bang Pese ayah dari seorang gadis penderita kekurangan gizi tersebut (Gizi Buruk) warga RT.04/RW.08.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama terlebih Hanjaya adalah salah satu Pengurus Paguyuban tersebut dan orangtua dari gadis yang saat ini kondisinya sangat memperihatinkan sehingga diduga mengalami penyakit kekurangan gizi (Gizi Buruk).

Ketua Paguyuban Pabuaran Royani, menyampaikan keperihatinannya yang sangat tinggi dan berharap kepada semua pihak. Khususnya pihak- pihak terkait agar lebih serius dalam memperhatikan kondisi kesehatan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, sehingga jangan sampai terjadi hal serupa kembali seperti yang di alami oleh keluarga Hanjaya warga RT 04/ 08 Kelurahan Cimone Jaya Kecamatan Karawaci.

“Tidak menyangka kalau kondisinya Anak bang Pese seperti itu, sungguh memperihatinkan,” ujar, Roy sapaan akrabnya kepada awak media, Rabu (6/5/2020).

Saat awak media melakukan konfirmasi ke Kantor Dinkes Kota Tangerang dan di terima oleh Kabid Yankes dr. Dini di dampingi oleh dr. Yuni yang mewakili Dinkes Kota Tangerang di ruang kerjanya menyampaikan, turut prihatin dan sangat kaget setelah mendapatkan informasi bahwa di wilayah Kota Tangerang saat ini masih ada warga yang diduga kekurangan gizi.

“Kami (Dinkes-red) akan langsung menurunkan tim untuk melakukan penelusuran dan pengecekan ke rumah saudari Anita terkait informasi ini, apakah ada riwayat penyakit sebelumnya yang menjadi penyebab dari kekurangan gizi tersebut,” tuturnya.

(Asep)

Tinggalkan Balasan