Diduga Tampung Migran Gelap, Kontrakan Digrebek Polisi

Sukabumi. MCNN – Polisi menggrebek sebuah rumah kontrakan yang diduga menjadi tempat penampungan calon pekerja migran ilegal di Kampung Ciseke RT. 01 RW.01 Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Jumat (19/2/2021) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kapolsek Kebonpedes Iptu Tommy Ganhany Jaya Sakti langsung memimpin penggrebekan beserta Satreskrim Polres Sukabumi Kota, unsur Kecamatan Kebonpedes dan Disnakertrans Kabupaten Sukabumi serta Badan Perlindungan Pekerjaan Migran Indonesia (BP2MI).

“Pada saat penggrebekan di lokasi ditemukan tiga orang perempuan diduga calon Pekerja Migran Indonesia ilegal, ketiga calon Pekerja Migran tersebut masing-masing berinisial SW (39 tahun) dan SA (36 tahun) asal Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dan BN (24 tahun) asal Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat” kata Iptu Tommy kepada awak media Jumat malam.

Kemudian ketiga orang tersebut dibawa ke kantor Kecamatan Kebonpedes untuk dimintai keterangan. Selanjutnya Polsek Kebonpedes meminta pihak SBMI (Serikat Buruh Migran Indonesia) untuk melakukan wawancara, saat ini mereka dalam kondisi kaget dan shock.” tambah Tommy.

“Jumat sore sekira pukul 15.30 WIB, Ketua P2TP2A Kabupaten Sukabumi, Ibu Yani Jatnika Marwan bertemu ketiga orang tersebut. Rencana akan ditempatkan di rumah singgah P2TP2A, sambil menunggu hasil koordinasi dengan pihak-pihak di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kemungkinan dipulangkan karena mereka juga korban,” pungkas Tommy.

Belakangan ini diketahui, Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Kota juga sudah meminta keterangan dari ketiga orang tersebut. Dan dari hasil penyelidikan sementara, belum ditemukan adanya unsur-unsur Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO.

(Achmad Zazuli)

 140 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan