Diduga 76 Karyawan PLTU 2 Cirebon Positif Covid 19, Warga Minta Lock Down

Covid-19-Cybernewsnasional.com

CIREBON, MCNN – Belum lama ini masyarakat dilingkungan projek PLTU 2 Cirebon, Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat, mengeluh dengan adanya dugaan beberapa pekerja PLTU 2 terkena fositif Covid – 19.

Sebelumnya diikabarkan 76 orang karyawan masuk kategori diduga positif Covid 19, setelah mengikuti Sweb di Universitas Swadaya Gunungjati (Unswagati) Cirebon, namun semuanya hanya diisolasi  secara mandiri.

Warga disekitar PLTU 2 berharap kepada ketua tim gugus gugus tugas covid 19 kabupaten Cirebon, untuk segera turun tangan karena warga mulai resah. Saya juga sudah melaporkan ke Pemdes dan Kecamatan dalam hal ini ,” kata warga disekitar yang enggan disebut inisialnya.

Selain itu kata dia, hampir 4.000 orang karyawan PLTU 2 Cirebon bertempat tinggal sementara dilingkungan Desa Kanci, Mundu, Waruduwur, Mertapada dan wilayah Sindang Laut tidak menutup kemungkinan warga akan tertular virus dengan claster PLTU 2. ,” jelasnya.

Hal yang sama dikatakan warga yang enggan disebutkan inisialnya menyebut pihak yang bertanggungjawab terhadap pembangunan PLTU 2 Cirebon Hyundai E&C. Karena tidak berani mengambil sikap lock down terkait perjanjian kerja dengan pihak PT.CEPR.

“Tentu saja sikap mereka menunggu dari pemerintah sebagai penengah dalam persoalan ini,” katanya.

Pemdes Kanci Eriyanto geram dengan lambatnya penanganan dugaan terkait para pekerja atau karyawan PLTU 2 yang terpapar Covid 19. Di proyek PLTU 2.

Menurutnya, pihak PLTU 2 melock down aktifitas pekerjaannya. Karena diduga 76 pekerjanya positif Covid 19, sedangkan para pekerja yang positif Corona hanya diisolasi mandiri.

“Tapi kami tidak bisa berbuat banyak, karena ada yang lebih berwenang yakni ketua Gugus tugas Covid 19 yakni pak camat. Jadi semuanya kami serahkan kepada ketua Gugus, kalau ke inginanan kami sih ya di lock down,” ujar Sekdes Kanci. Rabu (18/11/2020).

Untuk mengantisipasi penularan covid 19 Pemdes melakukan penyemprotan disinfektan dipermukimanan warga yang salah satunya warganya terpapar Covid 19.

“Penyemprotan dilakukan di lingkungan RW. 01 dan RW. 07 yang kebetulan warga diwilayah tersebut ada yang terpapar Covid 19,” ucapnya.

Ditempat yang terpisah ketua  Satgas Gugus penanganan Covid 19 tingkat Kecamatan Astanajapura yang juga seorang Camat, M.I Tadjudin mengatakan, sesuai kewenangannya ia dan ketua gugus lainnya ditingkat kecamatan seperti kepala Puskesmas, Kapolsek dan Koramil.Telah melakukan monitoring. Setelah mendapat laporan terkait hasil Sweb pekerja projek PLTU 2 terpapat covid 19.

Kata Tajudin “Dari 76 pekerja yang terpapar Covid 19 mereka telah di isolasi didua hotel hasil rekomendasi ketua Gugus kabupaten. Saat ini sistem kerja di PLTU 2 khususnya bagian Office,diberlakukan work  from home (WFH).

“Sebetulnya penanganan di PLTU 2 itu sudah bagus karena disana juga ada kliniknya. Dan bagi pekerja yang negativ Covid 19 diberlakukan sistem WFH. ,”pungkas Tajudin. (Bisri/Harun).

 1,244 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan