Camat Kedungwaringin : Kita Perbaiki Jalan Melalui Gotongroyong

Bekasi, MCNN.COM – Camat Kedungwaringin Drs. H.Asan Asari, MPd. MIP merespon cepat keluhan masyarakat atas rusaknya jalan lingkar Kedungwaringin .

Ketika dikonfirmasi camat yang baru beberapa bulan menjabat ini mengatakan bahwa pihak kecamatan akan berusaha memperbaiki jalan tersebut melalui gotong dan sumbangan beberapa tokoh masyarakat dan para pengusaha.

Beliaupun menambahkan bahwa jajarannya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( Dinas PUPR) untuk proses perbaikan jalan tersebut.

” Kami mencoba memperbaiki sementara melalui pengurukan dan dananya kita gotong royong, Alhamdullilah banyak tokoh masyarakat dan pengusaha yang mau membantu dalam proses perbaikan jalan Kedungwaringin akan tetapi kita dorong juga Dinas PUPR untuk segera memperbaiki jalan tersebut ,” katanya ( 01/02/2021).

Asan pun menambahkan bahwa banyak sekali yang harus dikoordinasikan dengan Pemerintahan Kabupaten ( Pemkab) Bekasi perihal penataan dan perbaikan sarana dan prasarana dikecamatan Kedungwaringin.

” Kita akan dorong juga perbaikan jalan dipasar Bojong dan relokasi para pedagang yang menutupi jalan umum sehingga menimbulkan kemacetan, kita pun massif melalukan himbauan mengenai protokol kesehatan 3M ketiap desa sampai rukum tetangga mengenai pemutusan rantai Covid 19,” tambahnya.

Hal senada dikatakan Tita kepala desa Kedungwaringin, ” kita sudah beberapa kali memperbaiki jalan tersebut melalui proses pengurukan mandiri atas gotong royong warga dan pengusaha, tapi jalan cepat rusak sebab sekarang musim hujan dan buruknya drainasse memperparah rusaknya jalan,” jelasnya ( 01/02/2021).

Sebelumnya Kepala Dinas PUPR pun mengatakan akan segera memperbaiki jalan Kedungwaringan, ‘ saya sudah concern terhadap perbaikan dan tidak lama lagi setelah Dokumen Pelaksanaan Anggaran ( DPA) disahkan kita perbaiki ,’ jelas Kadin PUPR.

Hasil dari liputan wartawan MCNN.COM rusaknya jalan Kedungwaringin diakibatkan oleh drainnase yang buruk serta maraknya kendaraan bertonase besar lalu lalang sehingga beban jalan akan berat dan cepat mengalami kerusakan.

” Mobil bertonanse over capacity lalu lalang seharusnya dilarang masuk supaya jalan tidak cepat rusak” jelas salah seorang warga Kedungwaringin* ( Ali / Apen / Ammar )

 

 

 

 1,506 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan