Bupati Bogor, Kecam Oknum Wartawan  Pemeras Kepala Desa

oleh Sebar Tweet

BOGOR, Cybernewsnasional.com – Progam Rebo Keliling Bupati Bogor Ade Yasin, di manfa’atkan betul olehnya untuk memberikan informasi dan edukasi kepada aparat terkait dibawahnya. Hal itu dilakukan dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Klapanunggal. Dirinya menekankan untuk tidak takut terhadap oknum wartawan yang kerjanya menakut-nakuti dan memeras Kepala Desa.

” Kepada kepala desa tidak perlu khawatir dan takut kepada oknum wartawan yang tidak jelas, sejauh para kepala desa berbuat jujur dan transparan dalam penggunaan anggaran Satu Miliar Satu Desa (Samisade) yang saya gelontorkan.” tegasnya. Rabu  (16/05/2021) pagi.

Leonardo B Purba.SE. Ketua Jurnalis Bogor Timur

Ade Yasin juga sangat menyayangkan apabila betul ada yang mengaku profesi wartawan, tapi kerjanya kerap menakut- nakuti kepala desa, khususnya terkait anggaran Samisade yang menjadi program unggulannya.

” Jika ada oknum wartawan yang menakut-nakuti dan melakukan pemerasan kepada kepala desa terkait penggunaan Samisade, apabila kalian merasa benar, saya minta jangan takut laporkan saja kepada penegak hukum.” tandas Ade yasin dalam wawancaranya dengan Media Cyber News Nasional di Kecamatan Klapanunggal. Rabu  (16/05/2021) pagi.

Bahkan Bupati Bogor memaparkan bahwa tujuan di realisasikannya anggaran Samisade yang nilainya fantastis hingga 1 miliyar rupiah setiap desa, bertujuan selain mempercepat akselerasi pembangunan infrastruktur di desa juga mempercepat pertumbuhan ekonomi desa.

Sementara itu,
Ketua Jurnalis Bogor Timur. L.Purba.SE, yang juga Awak Media Cyber News Nasional.
Membenarkan apa yang keluhkan Bupati Bogor dalam acara Rebo Keliling terkait oknum wartawan yang selalu menakut-nakuti para Kepala Desanya.

Menurut Purba, bahwa apa yang di sampaikan ibu Ade Yasin selaku Bupati Bogor itu benar adanya,
karena tugas wartawan telah di atur dalam UU. Pokok PERS. No.14.Tahun 1999, yang dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, seorang wartawan harus selalu tunduk pada kode etik jurnalistik.

” Saya berharap dari keluarga besar Sekber Jurnalis Bogor Timur, dalam menjalankan tugas jurnalistiknya harus berpatokan kepada Undang-undang Pers dan kode etik jurnalistik, dan jika ada anggota kami yang melanggar aturan tersebut dan berbuat melawan hukum, maka itu diluar tanggung jawab kami dan oknum tersebut harus mempertanggung jawabkan sendiri dihadapan hukum.” Tegas Purba.

Ketua Jurnalis Bogor Timur juga menegaskan, apabila
para kepala desa menemukan adanya  oknum wartawan yang melakukan pemerasan berkaitan dengan anggaran Samisade, maka dirinya mempersilahkan para kepala desa untuk melaporkan kepada aparat penegak hukum.

Senada dengan Ketua Jurnalis bogor timur.
L. Purba SE., Camat Klapanunggal Kosasih, berharap sinergitas kemitraan dengan seluruh awak media tetap terjaga dengan baik, khusunya dalam fungsi tugasnya sebagai pengontrol kebijakan publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

” Saya berharap lembaga ini tetap menjaga Sinergitas Kemitraan kerja antara wartawan dan para kepala desa dalam memantau penggunaan anggaran Samisade, dan menghindari seperti apa yang di sampaikan  Bupati Ade Yasin. karena tugas wartawan di lapangan berfungsi sebagai koreksi pengawasan eksternal.”terang Camat klapanunggal Kosasih.

Penulis : Dedy.

 1,302 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini