BPJS Kesehatan Memberikan Kemudahan Layanan Konsultasi Melalui Online di FKTP

Jakarta. MCNN – BPJS Kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, salah satu bentuk optimalisasi agar informasi tersampaikan terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan itu BPJS kesehatan Jakarta Utara mengajak ngopi pagi wartawan di Kantor BPJS lantai 3. Rabu ( 16/12/2020 ).

Kepala BPJS kesehatan Cabang Jakarta Utara Shanti Lestari menyebut dalam diskusi pagi dengan wartawan, pandemi yang melanda saat ini menimbulkan kendala dalam pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS, diantaranya terbatasnya ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan  keterbatasan dalam pemberian layanan secara tatap muka, dan adanya ketakutan peserta untuk datang mengakses layanan ke fasilitas kesehatan termasuk ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama ( FKTP ). Ditambah lagi untuk meminimalisir rantai penyebaran covid – 19 pemerintah mewajibkan penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar ( PSBB ). Apa bila hal tersebut berlanjut maka pemberian layanan kesehatan yang berkualitas tidak dapat dipenuhi.

Kata Shanti dalam upaya mengantisipasi kendala yang terjadi serta memastikan peserta tetap dapat mengakses layanan kesehatan sesuai dengan kebutuhannya secara optimal. BPJS Kesehatan mengembangkan fitur pendaftaran layanan dan konsultasi layanan secara online di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Peserta membutuhkan kepastian layanan, tetapi mereka takut datang ke fasilitas kesehatan dikarenakan ada risiko penularan Covid-19, sehingga mereka membutuhkan alternatif bentuk layanan secara online selama masa pandemi,” katanya.

BPJS Kesehatan mengembangkan pelayanan kontak tidak langsung yang mendukung upaya pencegahan Covid melalui sistem informasi FKTP dan Peserta. Fitur chatting untuk konsultasi kesehatan dan antrian online merupakan sistem yang dikembangkan BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN untuk meningkatkan layanan di FKTP.

Selanjutnya Shanti menerangkan, Fitur konsultasi dokter adalah fitur pada aplikasi Mobile JKN yang dapat digunakan oleh Peserta JKN KIS untuk mendapatkan konsultasi kesehatan dari Dokter di FKTP tempat peserta terdaftar. Konsultasi online tersebut dapat dilakukan kapan saja sesuai jam layanan online Dokter yang tercantum pada aplikasi Mobile JKN.

” Peserta JKN KIS akan mendapatkan informasi terhadap permasalahan kesehatan dari Dokter di FKTP tanpa berkunjung atau kontak langsung. Dapat dilihat capaian pemanfaatan kontak tidak langsung mengalami peningkatan angka kunjungan di FKTP. Sampai dengan bulan November 2020, total kunjungan ada 7.017 kunjungan dengan masing-masing 6.607 kunjungan sehat, dan 410 kunjungan sakit. Dan dalam fitur ini, inisiasi konsultasi online dapat dilakukan pula oleh dokter di FKTP, utamanya bagi peserta Prolanis untuk memastikan kondisi mereka tetap stabil dimasa Pandemi ini,” terangnya.

Selain dari itu kata Shanti,  manfaat dari pengembangan pada aplikasi Mobile JKN tersebut kepada peserta adalah memberikan kemudahan untuk melakukan konsultasi tanpa harus bertatap muka langsung, yang berarti hal tersebut dapat menurunkan risiko transmisi patogen. Dalam fitur itupun, peserta dapat melihat profil jadwal praktik FKTP, dan dapat melakukan umpan balik terhadap konsultasi yang telah diberikan. Bagi Dokter FKTP, mereka dapat melihat informasi data peserta terdaftar, menurunkan risiko transmisi patogen, melayani konsultasi online, monitoring angka kontak dan melakukan umpan balik.

“BPJS Kesehatan dengan FKTP berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan dalam tatanan new normal atau adaptasi kebiasaan baru, dengan tetap memberikan pelayanan sesuai indikasi medis kepada peserta JKN dengan beberapa pertimbangan, yakni upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan Pedoman pelayanan selama pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Pemerintah atau Organisasi Profesi FKTP akan mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi Mobile JKN Faskes secara tidak langsung (online) dengan tetap dilakukan pencatatan atau juga pendokumentasian sesuai dengan ketentuan,” ungkap Shanti. ( Sunarno )

 151 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan