BAPENDA Kabupaten Bogor Diduga Melanggar Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik

Kantor Bapenda Kabupaten Bogor (foto dok.MCNN).

Kabupaten Bogor, CYBERNEWSNASIONAL.COM – Setiap Orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh Informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, dan menyimpan Informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia yang telah diatur dalam Undang – Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Alif Ketua Media Center Bogor Raya (MCBR) kabupaten Bogor , merasakan hal itu tidak terjadi pada Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kabupaten Bogor.

Menurutnya, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bogor yang diduga telah melanggar Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Pasalnya permohonan audensi dari MCBR untuk konfirmasi adanya dugaan Pungli di Bapenda Kabupaten Bogor, tidak mendapat respon yang baik bahkan terkesan ada yang ditutupi.

“Kami secara kelembagaan telah melayangkan surat permohonan audensi dengan Kepala Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kabupaten Bogor, Drs.Rohana S.E.,M.M, untuk meminta konfirmasi terkait adanya dugaan pungli di lembaga tersebut tetapi oleh pihak keamanan setempat kami tidak diperbolehkan masuk,” gerutu Alif disampaikan  kepada Media Cyber News Nasional (MCNN). Senin (31/01/2022).

Masih menurut Alif, bahwa surat permohonan audensi sudah dilayangkan seminggu sebelumnya, tetapi pihak keamanan berdalih macam – macam bahkan terkesan mempersulit.

” Kami kesal dengan sikap Pimpinan Pusat Pengelola Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Bogor,
ternyata surat yang kami layangkan tidak di respon,” Gerutu Ketua MCBR.

Dirinya meminta kepada pihak Dinas Propinsi Jawa barat untuk mengambil tindakan tegas terhadap jajaran dibawahnya yang terkesan menutup ruang informasi publik.

Salah seorang petugas kemanan kepada Awak MCNN,  berdalih bahwa Dirinya hanya menjalankan tugas dari Pimpinan saja.

“Kami akan tindak lanjuti surat audensi yang di layangkan bapak,” ucapnya.

Sampai berita ini diturunkan, dari pihak Pengelola Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Bogor tidak ada yang bisa dikonfirmasi.

Penulis : Purba.

 542 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.