Bank Sampah Cilukbah Berharap Dapat Bantuan Bentor dan Tenda dari Pemerintah

Ketua RT.05/07 (May Baju Merah) foto bersama Anggoa Bank Sampah Cilukbah Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Sebagai bentuk pelaksanaan amanah UU No.18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, warga masyarakat RT.05-RW.07 Kelurahan Buaran Indah, Kota Tangerang bekerja sama dengan Karang Taruna setempat, secara mandiri telah mendirikan Bank Sampah yang diberi nama Bank Sampah Cilukbah.

Wawan selaku Ketua Bank Sampah Cilukbah Kepada Media Cybernewsnasional.com, menyampaikan bahwa Bank Sampah yang dikelolanya telah berjalan sekitar 13 tahun, selain telah diresmikan oleh Lurah Buaran Indah, Bank Sampah Cilukbah telah mendapatkan apresiasi dari Pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Tangerang, berupa timbangan dan gerobak sampah.

Wawan Ketua Bank Sampah Cilukbah (kaos warna kuning) saat diwancara para awak media.

Dirinya juga menjelaskan lebih lanjut bahwa dalam perjalanannya yang sudah mencapai 13 tahun, Bank Sampah Cilukbah berharap terus mendapatkan perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang, khususnya Armada untuk mengangkut sampah berupa BENTOR untuk operasional pengangkatan sampah setiap harinya, dan Tenda untuk sekretariat.

” Saat ini armada Bentor dan Tenda sangat kami butuhkan, untuk itu kami mohon perhatian dan bantuannya dari Pemerintahan Kota Tangerang untuk membantu kami bisa memiliki Bentor,” harapnya. Minggu (15/08/2022).

Kondisi Bank Sampah Cilukbah membutuhkan tempat untuk sekretariat / kantor.

Ditempat yang sama, May Ketua RT.05/07 Buaran Indah turut menjelaskan bahwa  Bank Sampah yang ada di wilayahnya sangat membantu lingkungan dan warganya, Karena selain lingkungan bersih, juga bisa menghidupkan roda perekonomian warganya.

” Bank sampah selain membuat lingkungan bersih, juga dapat  memperdayakan ekonomi masyarakat, maka kami sangat mendukungnya,” tegas ibu Ketua RT.

Disisi lain, para anggota Bank Sampah Cilukbah yang berhasil ditemui Media Cybernewsnasional.com, menjelaskan bahwa sampah organik yang terkumpul nantinya akan dibuat kompos yang bisa dimanfaatkan untuk pupuk pepohonan buah, sayuran dan lain-lain. Sedangkan sampah non organik, dapat dijual langsung.

” Pada intinya kami juga telah membatu pemerintah dalam menangani sampah dan perekonomian di Kota Tangerang, khususnya di wilayah sini, untuk lebih giat dan semangat lagi, maka kami berharap Pemerintah Kota Tangerang bisa lebih memperhatikan dan membantu kami, khususnya untuk bisa memiliki BENTOR, dan Tenda,”  serempak disampaikan para anggota Bank Sampah Cilukbah.

Sampai berita ini ditayangkan, Dinas terkait belum bisa ada yang memberikan konfirmasi.

***(Neneng)***

 226 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.