Banjir Masih Genangi Kabupaten Bekasi, Kecamatan Pebayuran Masuk Zona Rawan Banjir

Bekasi, MCNN.COM– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyatakan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang telah merendam sedikitnya 12 kecamatan di kabupaten Bekasi. Ketinggian banjir tersebut mulai dari 30 sampai 150 sentimeter.

“Banjir tersebar di 12 kecamatan dengan ketinggian air 30-150 sentimeter. Selain banjir, bencana angin puting beliung juga menyapu permukiman warga di Desa Tamansari, Kecamatan Setu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln di Cikarang, Senin (08/02/ 2020 ) dikutip Antara.

Hal serupa dikatakan oleh Rusdy Haryadi, S.PdI anggota komis IV FPKS bahwa hampir 32 desa di kabupaten terendam banjir dengan ketinggian rata – rata 30 sentimeter, Rusdy menambahkan akan membahas anggaran bencana di tahun 2021 pada rapat kerjanya.

” Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) kabupaten Bekasi ekstra keras bekerja dengan anggaran terbatas, banyak peralatan yang digunakan sangat terbatas seperti perahu karet yang terlihat sudah tidak layak pakai, ‘ jelas Rusdy ( 07/02/2021).

Hasil liputan wartawan MCNN.COM daerah yang masih terendam.banjir seperti kampung Pacing desa Bojong Sari, ” air dari Bojong Sari sudah masuk daerah kampung Pacing , arusnya cukup deras dan masuk kepemukiman warga,” kata Ali warga desa Waringinjaya. ( 09/02/2021)

” Kita membutuhkan makanan cepat saji dan pempers buat bayi, akses jalan terputus dan air sudah masuk ke pemukiman warga , ” tambahnya

Ada beberapa wilayah langganan banjir di kabupaten Bekasi di antaranya Kecamatan Cabangbungin, Cikarang Timur, Pebayuran, Sukatani, dan Muara Gembong.* ( Apen)

 1,140 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan