Aktivis Lingkungan Hidup Konsisten Ciptakan Hutan Mangrove di Pesisir Pantai Tangerang

Penanaman pohon Mangrove di pesisir pantai Kabupaten Tangerang. Minggu (16/01/2021).

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com — Gerakan menanam pohon di pesisir pantai Tangerang Utara secara konsisten dilakukan oleh para aktivis lingkungan hidup pada awal tahun 2022 ini.

Menggandeng penggiat sosial, pemuda serta komunitas menciptakan hutan mangrove dengan menanam 1100 pohon di Kampung Pacinan, Ketapang, Mauk, Kabupaten Tangerang.

Sebelumnya pada bulan November 2021 para aktivis lingkungan hidup ini menanam mangrove di pesisir pantai Desa Tanjung Burung, Teluk Naga Kabupaten Tangerang dan pada 12 Desember 2021 menanam di pulau Cangkir, Kronjo Kabupaten Tangerang.

Namun pada awal tahun ini agak berbeda, sebuah tempat di pesisir pantai di Kampung Pacinan ini nampak trek jalan beton di atas lahan basah yang sudah tertata rapi di sekitar jalan tersebut ditanami pohon Ketapang dan Tabebuya.

Akbar, penggiat alam Mata Air mengatakan kegiatan tersebut dilakukan bertujuan menjaga pelestarian alam dan mencegah terjadinya abrasi.

“Sudah dua hari kita melaksanakan kegiatan di sini, 15 dan 16 Januari, kita berperan aktif menjaga keseimbangan di bumi kita ini. Untuk Mata Air sendiri kita terus monitoring pohon-pohon yang rusak, dan lahan-lahan kosong, dan itu rutin kita jalankan,” kata salahsatu penggiat alam Mata Air, Akbar.

Kegiatan penanaman pohon ini juga turut diikuti dengan seminar lingkungan yang bertema “Seribu Pohon Lestarikan Indonesia” ini turut menghadirkan narasumber, Mukmin Kusnendar yang konsisten melakukan kegiatan menanam hutan Mangrove.

“Saya ingin ada Spirit atau Semangat baik apapun itu komunitasnya dan berharap tidak patah semangat untuk terus berjuang konsentrasi di bidang lingkungan,” ujar perwakilan Mukmin Kusnendar, yang akrab disapa Kang Jhon, pada Senin (17/01/2021) saat ditemui Cybernewsnasional.com.

“Jhon” Mukmin Kusnendar aktivis lingkungan hidup saat di acara penanaman pohon di Desa Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang.

Jhon menjelaskan bahwa gerakan yang dijalankan sejak November atas inisiasinya, namun masing-masing lokasi dan kegiatan dirinya menggandeng para pelaku pecinta lingkungan hidup.

“Nah kalo ini saya dapat dukungan dari kitabisa.com dan IMS ( islamic medical center ) dengan dan bekerjasama dengan karang taruna dan KNPI serta pkw, juga mapala se-Tangerang Raya,” ujarnya.

(Ups)

 246 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.