Account Boss Dibajak, Anak Buahnya Jadi Korban Penipuan

MCNN, Tangerang – Maraknya penipuan dunia maya/ media sosial (MEDSOS) tak terbendung lagi seiring pesatnya perkembangan jaman.

Dari penggunaan account palsu hingga membajak account milik orang lain demi keuntungan pribadi bagi para pelaku tindak kejahatan dunia maya.

Seperti halnya Fery, warga Kampung Keroncong Kelurahan Keroncong Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang, yang menjadi korban penipuan oleh para penjahat melalui dunia maya.

Penipuan bermula saat Fery (korban-red) dimintai uang dengan nominal satu juta rupiah, melalui account instagram (IG) atas nama Liane Gunawan, yang merupakan pimpinan di perusahaan tempat korban bekerja.

Korban yang melaporkan langsung kepada atasannya melalui telpon selulernya mengenai transferan yang dimintanya bahwa sudah berhasil dikirim.

Namun jawaban dari sang boss yang diterima korban membuatnya terkejut, disebabkan pimpinannya tersebut tidak merasa meminta transfer uang melalui IG, miliknya.

Korban yang merasa dirinya telah tertipu bergegas melakukan laporan kepada pihak berwajib, dan langsung ditangani RESKRIM unit 1 Polsek Jatiuwung Polrestro Tangerang.

“Saya (Korban-red) pikir beneran boss yang minta, karena kebetulan boss saya lagi di luar Kota. sebenarnya sebelum transfer saya mau telpon boss saya dulu, tapi takutnya saya dianggap gak percayaan sama boss sendiri,” ucap, Fery.

Sementara di tempat terpisah, Liane Gunawan saat dihubungi, awak media MCNN membenarkan, dirinya sempat dibuat kesal oleh pembajak account miliknya. Bagaimana tidak, semua teman yang terkoneksi dengan IG miliknya dimintai transfer uang oleh si pembajak tersebut.

“Iya, padahal saya gak pernah ngasih password IG, kepada siapapun. Tapi kok masih bisa di bajak ya,” ujar, Liane, melalui pesan singkatnya.

Menanggapi hal tersebut, adanya perkara yang telah dilaporkan oleh korban. Kanitreskrim Polsek Jatiuwung AKP Zazali, menegaskan perlu diwaspadai oleh masyarakat luas, bahwa apabila menerima telpon dari orang lain yang tidak dikenal sebaiknya komfirmasi terlebih dahulu kepada nama yang bersangkutan.

“Bila penelpon mengaku orang dekat yang kita kenal, segera matikan dan telpon orang sesuai pengakuan dengan menelpon yang sudah tertera dikontak kita,” tegasnya.

“Apa betul telah menghubungi saya barusan, dan jangan pernah mentransfer apapun kepada orang yang belum jelas,” tandasnya. (Vidos)

 123 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan