Dinas PU Kabupaten Sukabumi Latih Petani Kelola Irigasi Berkualitas

oleh -6266 Dilihat
oleh
banner 468x60

SUKABUMI, Cybernewsnasional.com – ”Tujuan utama kami adalah meningkatkan kapasitas P3A dan GP3A dalam mengelola sumber daya air. Irigasi adalah urat nadi pertanian. Jika dikelola dengan baik, manfaatnya akan panjang dan berkelanjutan,” kata Kadis PU Kabupaten Sukabumi Uus Pirdaus, Rabu (8/7/2026).

‎Hal itu disampaikannya saat Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi menggelar program penguatan kapasitas bagi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A).

banner 336x280

‎Langkah ini digenjot guna mendukung akselerasi ketahanan pangan nasional lewat pengelolaan irigasi yang berkualitas.

‎Acara tersebut digelar pada Selasa (07/07/2026) di Situ Sukarame, Kecamatan Parakansalak. Wilayah ini diketahui menjadi salah satu titik rawan kekeringan di Kabupaten Sukabumi.

‎Kepala DPU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata penerapan APBD berbasis kinerja. Setiap anggaran yang keluar dipastikan harus berdampak langsung bagi masyarakat.

‎Uus menyebut dukungan pemerintah tidak berhenti pada pembinaan teknis saja. Pemkab Sukabumi juga memfasilitasi para pengelola irigasi dengan perlindungan asuransi, insentif, hingga sarana prasarana penunjang di lapangan.

‎”Kami ingin membangkitkan motivasi. Para pengelola irigasi ini garda terdepan, mereka harus aktif memberdayakan petani di wilayah masing-masing,” imbuhnya.

‎Kabupaten Sukabumi saat ini berstatus sebagai salah satu daerah penopang Program Strategis Nasional (PSN) di bidang ketahanan pangan. Karena itu, rehabilitasi dan pembangunan jaringan irigasi terus dikebut lewat kolaborasi anggaran pusat, provinsi, hingga daerah.

‎Meski begitu, Uus tak menampik masih ada tantangan dari sisi fiskal. Saat ini, tingkat kemantapan jaringan irigasi di Kabupaten Sukabumi baru menyentuh angka 54 persen.

‎Artinya, masih tersisa 46 persen jaringan irigasi yang membutuhkan perbaikan dan penanganan ekstra di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

‎”Dengan kemampuan fiskal yang terbatas, strategi kami jelas, membangun irigasi yang berkualitas dan memastikan pemeliharaannya berkelanjutan,” tegas Uus.

‎Melalui pelatihan ini, DPU berharap distribusi air ke lahan-lahan pertanian bisa semakin optimal. “Dengan begitu, produktivitas meningkat dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak,” pungkasnya.

(AZ)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.