JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Wali Kota Jakarta Barat melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kota Administrasi Jakarta Barat, Dr. Shinta Purwitasari, S.H., S.T., M.H., QRMP, Rabu (4/2/2026). Audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi serta koordinasi dalam penyampaian informasi publik terkait layanan pertanahan kepada masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Pertanahan Jakarta Barat tersebut dihadiri jajaran pejabat Kakantah serta pengurus PWI Pokja Jakarta Barat, di antaranya Ketua Noto Prayitno, Sekretaris Bambang GS, dan sejumlah wartawan yang bertugas di wilayah Jakarta Barat.
Dalam audiensi tersebut, Shinta menegaskan komitmen Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Barat dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami terbuka untuk bersinergi dengan rekan-rekan media. Informasi yang disampaikan kepada publik harus satu pintu, jelas, dan berbasis data agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujar Shinta.
Ia menjelaskan, Kantor Pertanahan Jakarta Barat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Dengan demikian, setiap persoalan pertanahan dapat ditangani secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Dalam kesempatan itu, Shinta juga memaparkan berbagai inovasi layanan, termasuk penguatan sistem pelayanan berbasis digital. Digitalisasi layanan dinilai mampu mempermudah masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah, pengecekan data pertanahan, hingga penyampaian pengaduan.
“Melalui pemanfaatan kanal digital dan dukungan pemberitaan media, kami berharap akses informasi dan layanan pertanahan menjadi lebih cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PWI Pokja Wali Kota Jakarta Barat, Noto Prayitno, menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah strategis dalam membangun komunikasi yang harmonis antara insan pers dan BPN sebagai institusi pelayanan publik.
“Kantor Pertanahan Jakarta Barat memiliki peran strategis dalam pelayanan masyarakat. Keterbukaan informasi menjadi penting agar publik mendapatkan informasi yang benar, berimbang, dan tidak simpang siur,” ujar Noto.
Ia menegaskan kesiapan PWI Pokja Jakarta Barat untuk menjadi mitra strategis BPN dalam menyosialisasikan program, kebijakan, serta capaian kinerja kepada masyarakat melalui pemberitaan yang profesional dan beretika.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama yang berkelanjutan antara BPN Jakarta Barat dan insan pers, guna mendorong peningkatan kualitas pelayanan pertanahan yang lebih transparan dan responsif bagi warga Jakarta Barat.
( Mardianes )












