5000 Pengungsi Korban Banjir di Gebang Raya Sudah Kembali ke Rumah

Banjir-Cybernewsnasional.com

TANGERANG, MCNN.Com – Lima Kelurahan di Kecamatan Periuk yang mengalami musibah banjir, salah satunya adalah Kelurahan Gebang Raya, sementara dari data yang diperoleh Media Cyber News Nasional (MCNN) didapati sebanyak 5000 warga yang melakukan pengungsian.

Kepada MCNN, Lurah Gebang Raya saat die temui di posko pengungsian menyampaikan rasa gembiranya karena warga korban banjir yang mengungsi di tempat pengungsian telah kembali ke rumahnya masing-masing.

Periuk-Cybernewsnasional.com
Jembatan Alamanda sudah bisa dilewati oleh warga

” Kemarin yang mengungsi sebanyak 12 RW  dengan jumlah sekitar 5000 jiwa, dan KK paling banyak itu warga di dua RW seperti RW 21ada 173 KK sebanyak 542 Jiwa, RWw 22 ada 210 jiwa, dan Alhamdulillah semuanya sudah kembali ke rumah masing-masing.” ucapnya.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa mereka adalah warga dari RT 01, 02, 03 dan 04 RW 21 dan RT 01, 02, 03, 04, 05, 06 RW 22 Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Warga mengungsi disebabkan ketinggian air di wilayahnya mencapai satu hingga  dua meter.

Lurah Nasih saat meninjau rumah warga korban kebanjiran

“Mengungsi karena hujan terus, dari (Sabtu) dini hari sampai pagi hari perlahan-lahan warga ke tempat pengungsian,” ujar Nasih.

Dari pantauan MCNN, Warga mengunsi di beberapa titik pengungsian, seperti Posyandu, Masjid, mushola Al-Hidayah serta dibeberapa rumah warga yang sudah dibangun tingkat.

“Kita berikan bantuan makanan minuman juga di tempat pengungsian,” jelas Nasih.

Nasih menjelaskan, pengungsi kemaren sempat kembali ke tempat pengungsian setelah BMKG kembali menginformasikan akan datangnya curah hujan, tetapi Alhamdulillah hujan tidak terjadi dan warga korban banjir sudah kembali ke rumah masing-masing.

Nasih juga mengatakan, untuk kebersihan pasca banjir sudah di mulai sejak kemaren dengan dibantu dari dinas terkait dan kegiatan ini akan terus berlangsung sampah pasca banjir.

” Nanti setelah kembali normal kita akan lakukan gotong royong untuk sama-sama bersih-bersih pasca banjir, dan kita semua berharap banjir di wilayahnya tidak terjadi lagi.” pungkasnya. (Angga).

 400 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan