3 Dekade Kota Tangerang, Pemerintah Bangun Graha Santri di Masjid Raya Al Azhom

Prosesi peletakan 9 batu pertama Pembangunan Graha Santri 2210 di Kawasan Masjid Raya Al Azhom Kota Tangerang. (Foto Supriyadi Ups)

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com — Tepat di hari jadi Kota Tangerang ke-30 tahun (3 dekade), Pemerintah Kota Tangerang bersama Majelis Ulama Indonesia, Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) dan BAZNAS mengawali proses pembangunan Graha Santri 2210 di sekitar masjid raya Al Azhom. Selasa (28/02/2023).

Hadir dalam peletakan 9 batu pertama diantaranya, Walikota Tangerang H. Arief R Wismansyah, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, Ketua MUI Kota KH. Baijuri Khotib, Kepala BAZNAS, FSPP dan para ulama.

Bertempat di belakang Masjid Raya Al Azhom, jalan Satria Sudirman, Sukaasih Kecamatan Tangerang peletakan batu pertama ini diawali dengan pembacaan surat Al Insyiroh dan doa oleh para hadirin yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI.

KH. Baijuri Khotib, mengatakan pembangunan Graha Santri 2210 merupakan bentuk perhatian pemerintah Kota Tangerang terhadap dunia pendidikan, pesantren khususnya.

Ketua MUI Kota Tangerang ini mengklaim bahwa pembangunan Graha Santri 2210 di Kota Tangerang merupakan pusat pengembangan pesantren yang pertama di Indonesia.

“Dan ini yang pertama, bukan cuma di Banten tapi Insya Allah di Indonesia temen-temen wartawan silahkan dicek dan ini juga Komitmen beliau pak Walikota di samping membangun kota dari infrastruktur tapi kedepan kita membangun Sumber daya manusia, termasuk di dalamnya dunia pesantren,” Kata, KH. Baijuri Khotib usai peletakan batu pertama.

Bernama Graha Santri 2210, menurut Ketua MUI dinamakan dengan peringatan hari Santri dan kedepan tempat itu akan dijadikan menjadi pusat pengembangan pendidikan Pesantren.

“2210 itu 22 Oktober yang diperingati sebagai hari Santri,” ujarnya.

Prosesi peletakan 9 batu pertama oleh Walikota Tangerang, Ketua DPRD Kota Tangerang, Ketua MUI dan para ulama. (Foto Supriyadi Ups)

Sebagai tempat pengembangan Pesantren, Walikota Tangerang mengatakan bahwa Graha Santri 2210 nantinya terbuka untuk semua Santri dan Pesantren yang ingin mengembangkan pendidikan di dunia Santri.

“Ada organisasinya FSPP, kita berharap nantinya para pengajar-pengajar yang ada di FSPP bisa berembuk misalnya ada pelatihan, sifatnya bisa TOT Training of Trainer, nah pusat pengembangannya di sini, jadi ga terpecah-pecah, pengembangannya di sini, lebih tersentralistik insya Allah,” Papar Walikota Tangerang.

Selain bangunan gedung, nantinya Graha Santri 2210 akan dilengkapi dengan fasilitas Laboratorium Komputer, laboratorium bahasa, perpustakaan, ruang rapat dan lain sebagainya guna mendukung pengembangan pendidikan dunia Pesantren di Kota Tangerang.

“Mudah-mudahan ini menjadi pusat pengembangan santri-santri, pesantren-pesantren sehingga Kota Tangerang kedepan bisa dikembangkan menjadi Kota Santri dan juga menjadi Kota pendidikan,” harap Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah. (Ups)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.