JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Cobaan berat harus dihadapi oleh Carli , seorang warga Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, yang sehari-hari bekerja sebagai penjual cilok keliling. Di tengah perjuangannya mencari nafkah, ia harus menghadapi kenyataan pahit ketika bayi perempuannya yang baru berusia 3 bulan jatuh sakit.
Anak semata wayang Carli tersebut menderita penyakit mirip bisul di bagian leher sebelah kanan dan kiri.
”Sejak mau jalan tiga bulan, anak saya kena penyakit seperti bisul di leher kanan dan kiri,” kata Carli saat menceritakan kondisi buah hatinya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di Puskesmas setempat, sang bayi direkomendasikan untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
”Dari hasil pemeriksaan Puskesmas, saya dapat rujukan ke Rumah Sakit Cengkareng Jakarta Barat,” lanjutnya.
Demi kelanjutan pengobatan sang anak, Carli bergegas mengurus dokumen kependudukan untuk mendaftarkan BPJS Kesehatan. Namun, proses pengurusan tersebut menemui jalan buntu.
”Saya urus akte lahir anak saya dan Kartu Keluarga untuk mengurus BPJS Kesehatan. Tapi ternyata terkendala dengan aturan desil,” ungkap Carli dengan nada pasrah di Rumah Sakit Cengkareng. Senin malam ( 2/11/2026)
Beban hidup Carli semakin terasa berat lantaran di tengah situasi sulit ini, sang istri justru tega meninggalkannya pergi saat sang anak sedang membutuhkan perawatan.
Kini, penjual cilok keliling ini hanya bisa berharap ada dorongan dan kemudahan dari pihak-pihak terkait agar buah hatinya dapat segera ditangani secara medis di rumah sakit.
( Sunarno )













