Jelang PORPROV VII Banten, FAJI Survei Venue Arung Jeram Sungai Cisadane Tangsel

oleh -166 Dilihat
Pengurus Federasi Arung Jeram Indonesia Provinsi Banten cek lokasi Venue di Kranggan Kota Tangerang Selatan.
banner 468x60

TANGERANG SELATAN, Cybernewsnasional.com – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Provinsi Banten mulai mematangkan persiapan venue cabang olahraga (cabor) arung jeram menjelang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten. Salah satu langkah yang dilakukan yakni survei kelayakan venue di Sungai Cisadane, Kampung Wisata Kranggan, Kota Tangerang Selatan.

Technical Delegate (TD) PORPROV VII Banten, IPTU Aris Widodo, S.Hut., M.M., turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan kesiapan arena pertandingan, mulai dari kondisi arus dan kontur sungai, titik start dan finish, jalur evakuasi, hingga sarana keselamatan atlet.

banner 336x280

Aris mengatakan, Sungai Cisadane di kawasan Kranggan memiliki potensi besar untuk menjadi venue pertandingan sekaligus dikembangkan sebagai destinasi olahraga arung jeram di Tangerang Selatan.

“Venue di Kranggan ini sangat potensial. Kita tidak hanya menyiapkan arena lomba, tapi menyiapkan legacy untuk arung jeram Tangsel ke depan,” ujar Aris di sela-sela survei.

Ia menegaskan, FAJI Banten tidak hanya berorientasi pada persaingan meraih prestasi dalam PORPROV VII, tetapi juga ingin memperkuat persaudaraan dan soliditas antarpengurus cabang (Pengcab) FAJI di seluruh wilayah Banten.

Menurutnya, prinsip yang menjadi landasan pengembangan olahraga arung jeram adalah “Bahwa Arung Jeram Dibangun Oleh Persaudaraan, Bukan Persaingan.”

FAJI Banten Usung Empat Pilar Pengembangan Arung Jeram

Aris menjelaskan, pengembangan olahraga arung jeram harus berjalan seiring dengan empat pilar utama FAJI, yakni prestasi, pariwisata, lingkungan, dan kebencanaan.

Pilar prestasi diarahkan untuk meningkatkan kemampuan atlet agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Sementara itu, pilar pariwisata mendorong pengembangan sport tourism melalui pemanfaatan potensi sungai dan destinasi wisata petualangan.

Pada aspek lingkungan, FAJI mendorong konservasi sungai melalui upaya menjaga kebersihan serta kelestarian ekosistem. Adapun pilar kebencanaan menitikberatkan pada pemanfaatan keterampilan arung jeram, termasuk kemampuan penyelamatan di arus deras atau swiftwater rescue, untuk mendukung misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Untuk menyukseskan pelaksanaan PORPROV VII Banten di Tangerang Selatan, FAJI Banten mengerahkan sumber daya dari seluruh Pengcab FAJI di Banten.

Tujuh Pengcab FAJI Siap Dukung PORPROV VII Banten

Ketua Pelaksana PORPROV VII Banten sekaligus Ketua FAJI Kota Tangerang Selatan, Andi Hartanto, menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan pertandingan arung jeram meskipun Tangerang Selatan baru pertama kali menjadi tuan rumah cabor tersebut.

“Kami optimistis dan siap untuk mensukseskan kegiatan ini meski ini yang pertama di Kota Tangerang Selatan. Dari persiapan, kami mendapat dukungan penuh dari semua pihak, khususnya 7 Pengcab FAJI di Banten yang turun langsung membantu,” tegas Andi.

Dukungan dari tujuh Pengcab FAJI tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapan penyelenggaraan pertandingan.

PORPROV VII Banten dijadwalkan mempertandingkan sejumlah nomor arung jeram dengan melibatkan atlet-atlet terbaik dari tujuh Pengcab FAJI se-Banten.

Melalui persiapan venue di Sungai Cisadane, FAJI Banten berharap PORPROV VII tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga momentum membangun prestasi atlet, mempererat persaudaraan, mendorong pariwisata olahraga, serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian sungai. (Ups)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.