Semai Kepedulian dan Kreativitas Siswa, DWP Kemenbud Sambangi SMPN 19 Jakarta

oleh -80 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Republik Indonesia menggelar Program “DWP Mengajar” di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 19 Jakarta, Jumat (30/10/2026). Mengusung tema “Menyemai Kepedulian, Menumbuhkan Kreativitas untuk Generasi Sehat dan Berbudaya”, kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan para pelajar terkait budaya serta potensi pangan lokal.

​Dalam kegiatan yang diikuti ratusan siswa tersebut, DWP Kemenbud memberikan pengajaran praktis kuliner berbasis bahan ubi ungu agar menjadi olahan makanan yang menarik dan inovatif. Selain itu, para siswa diajak mengenal ragam kekayaan budaya Indonesia yang telah mendunia serta melestarikan permainan tradisional seperti Gobak Sodor, Bakiak beregu, Engklek (Eklam Batu Kerata), dan Balap Karung.

banner 336x280

​Ketua DWP Kemenbud, Yukie Ota Bambang Wibawarta, menyampaikan bahwa program ini menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap warisan budaya bangsa sejak dini.

​”Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan kepedulian terhadap potensi pangan lokal, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya Nusantara,” ujar Yukie Ota di lapangan olahraga SMPN 19 Jakarta.

​Pada kesempatan yang sama, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Selatan, Sarwoko, memberikan pembekalan motivasi mengenai lima kunci sukses bagi masa depan para siswa.

​”Kunci sukses itu meliputi kecerdasan, kedisiplinan dalam memanfaatkan waktu, rasa tanggung jawab, kejujuran, serta yang paling utama adalah good attitude atau sikap yang baik. Karakter dan perilaku luhur memiliki nilai tertinggi dalam menentukan keberhasilan masa depan,” tegas Sarwoko.

​Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat DWP Kemenbud, Katharine Grace, memaparkan pentingnya pemisahan kementerian kebudayaan agar fokus mengelola dan mempromosikan warisan tradisi Indonesia di kancah global. Ia mencontohkan warisan benda dan takbenda yang diakui dunia, seperti Pencak Silat, Batik, Angklung, Candi Borobudur, hingga penemuan lukisan gua tertua di Gua Metanduno, Pulau Muna, Sulawesi Tenggara.

​Kepala SMPN 19 Jakarta, Abdul Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan DWP Kemenbud yang memilih sekolahnya sebagai pusat pelaksanaan kegiatan tersebut.

​”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Kedatangan Tim DWP Kemenbud ini menjadi motivasi besar bagi seluruh civitas akademika SMPN 19 Jakarta,” kata Abdul Malik.

​Ia pun berpesan kepada seluruh siswa untuk terus mengukir prestasi tanpa melupakan rasa hormat kepada orang tua dan guru sebagai kunci utama meraih kesuksesan di masa depan.

 

( Kiki )

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.