Bukan Sekadar Maulid! Pemuda Ngahiji Serpong Satukan Warga Lewat Festival Seni Islami dan Serpong Bersholawat

oleh -481 Dilihat
oleh
banner 468x60

TANGERANG SELATAN, Cybernewsnasional.com – Semangat kebersamaan, syiar Islam, dan pelestarian seni religi mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pemuda Ngahiji Tangerang Selatan. Melalui Festival Qasidah Majelis Taklim, Festival Marawis tingkat Sekolah Dasar (SD), hingga Serpong Bersholawat, para pemuda menghadirkan kegiatan yang bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni Islami.

Mengusung tema “Di Tengah Dunia yang Berubah, Akhlak Rasulullah Tetap Menjadi Arah”, kegiatan tersebut berlangsung khidmat sekaligus meriah di Lapangan Taman Baca Masyarakat (TBM), Kampung Serpong, Gang Salem 1, RT 001/RW 01, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (27/10/2026).

banner 336x280

Kegiatan ini mendapat dukungan dari DPD LASQI Kota Tangerang Selatan, BAZNAS Kota Tangerang Selatan, serta anggota DPRD Tangerang Selatan. Puncak acara semakin semarak dengan tausiyah agama yang disampaikan Ustaz Muhammad Nur Maulana, yang dikenal luas sebagai Ustaz Maulana.

Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Ari Setiawan, mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dirancang sebagai sarana memperkuat hubungan sosial masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi majelis taklim dan generasi muda untuk mengembangkan potensi seni religi.

Menurut Ari, rangkaian kegiatan meliputi lomba qasidah yang diikuti ibu-ibu majelis taklim serta festival marawis tingkat SD se-Tangerang Raya.

“Tujuan utama kami mengadakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan rangkaian festival ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi. Melalui lomba qasidah, kami ingin mempertemukan majelis taklim, khususnya di wilayah Tangerang Selatan, agar semakin kompak dan saling mengenal,” ujar Ari.

Ia menjelaskan, festival marawis tingkat SD juga menjadi sarana edukasi dan motivasi bagi anak-anak untuk mengenal, mencintai, serta melestarikan seni musik Islami sejak usia dini.

Para peserta diharapkan terus mengembangkan bakat dan kreativitas melalui kegiatan positif yang memadukan nilai keagamaan, kebudayaan, dan kebersamaan.

“Para peserta kami ajak untuk terus membudayakan seni musik Islami, baik qasidah maupun marawis. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Islami,” jelasnya.

Tahun Kedua, Antusiasme Masyarakat Terus Meningkat

Ari mengungkapkan, festival qasidah dan marawis tersebut merupakan penyelenggaraan tahun kedua. Ia bersyukur kegiatan yang dirintis para pemuda itu kembali mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Antusiasme peserta tidak hanya datang dari wilayah Tangerang Selatan, tetapi juga dari daerah lain di sekitar Tangerang Raya. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan seni Islami memiliki potensi menjadi ruang pertemuan antarkomunitas sekaligus memperluas jaringan silaturahmi.

Ari menyampaikan apresiasi kepada para pemuda, warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sejak tahap persiapan hingga acara selesai.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tidak terlepas dari kontribusi banyak pihak, baik melalui tenaga, gagasan, saran, maupun dukungan lainnya.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kekompakan dan kolaborasi antara pemuda, masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen warga dapat terus terjalin dengan baik,” katanya.

Ustaz Maulana Hadir, Malam Puncak Disambut Meriah

Salah satu momen istimewa dalam kegiatan tersebut adalah kehadiran Ustaz Muhammad Nur Maulana untuk menyampaikan tausiyah pada malam puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bagi panitia dan masyarakat, kehadiran penceramah tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian acara yang telah dipersiapkan bersama. Tausiyah diharapkan dapat memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ari mengaku terharu dan bersyukur karena kegiatan yang dipersiapkan bersama para pemuda dan warga dapat berlangsung sesuai harapan.

“Sejujurnya, saya sebagai ketua pelaksana merasa sangat terharu. Saya menyadari bahwa acara ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dorongan dan dukungan teman-teman pemuda-pemudi, warga, para ibu, bapak-bapak, serta pengurus RT dan RW,” tutur Ari.

Ia juga bersyukur Ustaz Maulana dapat hadir sesuai jadwal, sementara masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk mengikuti rangkaian kegiatan.

Menurut Ari, jumlah jamaah yang hadir bahkan melampaui perkiraan panitia. Keramaian terlihat di sekitar lokasi acara hingga akses menuju tempat kegiatan, termasuk aktivitas pedagang yang turut meramaikan suasana.

“Alhamdulillah, jamaah yang datang sangat banyak, bahkan di luar ekspektasi kami sebagai panitia. Suasananya luar biasa. Di sepanjang akses menuju lokasi, masyarakat dan para pedagang juga terlihat ramai. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ungkapnya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian acara dapat berlangsung lancar sesuai jadwal dengan kondisi cuaca yang mendukung hingga kegiatan selesai.

Melalui penyelenggaraan tahun kedua ini, Pemuda Ngahiji Tangerang Selatan berharap festival qasidah, marawis, dan Serpong Bersholawat dapat terus berkembang serta menjangkau lebih banyak peserta pada masa mendatang.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi gerakan bersama untuk memperkuat nilai keagamaan, melestarikan seni Islami, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan pemuda dan masyarakat juga menjadi contoh bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang kolaborasi lintas generasi. Majelis taklim, pelajar, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat dapat bertemu dalam suasana positif untuk membangun lingkungan yang lebih harmonis.

Pada akhirnya, pesan utama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya mengenang kelahiran Rasulullah, melainkan juga menghidupkan keteladanan beliau melalui sikap santun, kepedulian, persaudaraan, dan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.

***(Angga)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.