TP PKK Makasar Perkuat Sinergi untuk Percepatan Penurunan Stunting dan Penanganan ATS

oleh -376 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Administrasi Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, mengapresiasi pelaksanaan Gerakan PKK di Kecamatan Makasar yang dinilai berjalan baik. Apresiasi tersebut mencakup pengelolaan administrasi, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor dalam menangani berbagai permasalahan di wilayah.

Apresiasi itu disampaikan Essie saat meninjau kegiatan Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi (SME) TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Makasar di Aula Kantor Kecamatan Makasar, Selasa (27/10/2026).

banner 336x280

Essie menilai, keterlibatan berbagai pihak, termasuk mitra tanggung jawab sosial perusahaan atau *corporate social responsibility* (CSR), menunjukkan terjalinnya kolaborasi yang baik antara kader PKK dan para pemangku kepentingan dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, sinergi tersebut turut mendukung penanganan berbagai persoalan di wilayah, termasuk percepatan penurunan stunting dan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Upaya tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) dan koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kecamatan Makasar yang sudah melaksanakan kegiatan Gerakan PKK dengan cukup baik. Ini terlihat dari kolaborasi yang terbangun, pengelolaan administrasi, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Selain meninjau administrasi PKK, Essie juga melihat secara langsung berbagai produk hasil kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang dikembangkan di Kecamatan Makasar. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendorong kreativitas kader sekaligus meningkatkan potensi ekonomi keluarga.

Ia menegaskan, SME tidak hanya menjadi sarana penilaian, tetapi juga wadah pembinaan untuk mengidentifikasi capaian, potensi, inovasi, serta kendala dalam pelaksanaan program PKK. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan agar program berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pelaksanaan SME mencakup pembinaan administrasi umum, baik secara manual maupun digital. Selain itu, masing-masing TP PKK kecamatan memaparkan berbagai kegiatan, prestasi, potensi, dan inovasi yang telah dikembangkan di wilayahnya.

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Jakarta Timur berharap seluruh kader dapat terus meningkatkan kualitas administrasi, memperkuat koordinasi, serta mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam menjalankan program PKK. Dengan demikian, gerakan pemberdayaan keluarga dapat terlaksana secara selaras mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan RT sehingga berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Timur, Ferlina Kirtiasih. Ia mengapresiasi pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Makasar dan berpesan agar kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan serta diperkuat hingga tingkat kader di wilayah, termasuk kelompok dasawisma dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

“Sehingga upaya membangun keluarga yang berkualitas dan sejahtera dapat berjalan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

 

( Kiki)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.