DPU Kabupaten Sukabumi Genjot Infrastruktur Daerah, Pembangunan Irigasi Hingga Pemulihan Akses Jalan Utama Diprioritaskan

oleh -3371 Dilihat
oleh
banner 468x60

SUKABUMI, Cybernewsnasional.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak cepat merealisasikan program pembangunan infrastruktur di penghujung tahun anggaran 2026. Fokus utama dinas diarahkan pada pemulihan jalur konektivitas warga yang terputus akibat bencana longsor, perbaikan berkala mutu jalan, serta percepatan sarana irigasi guna mendukung target ketahanan pangan daerah. Langkah taktis ini diambil guna memastikan penyerapan anggaran berjalan disiplin dan tepat sasaran sebelum pergantian tahun.

Pekerjaan Fisik Bulan November 2026: Pemulihan Akses Babakanjaya–Bojonglongok
Memasuki awal November 2026, Dinas PU Kabupaten Sukabumi memberikan kepastian bagi mobilitas masyarakat di perbatasan tiga kecamatan, yaitu Parungkuda, Bojonggenteng, dan Parakansalak. Penanganan serius ditujukan pada ruas Jalan Babakanjaya–Bojonglongok, Kecamatan Bojonggenteng, yang sempat terputus total akibat bencana longsor dan curah hujan dengan intensitas tinggi.

banner 336x280

Proyek perbaikan komprehensif ini berpusat di STA 4+200 berupa pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan rekonstruksi jalan guna menjaga kestabilan infrastruktur jangka panjang. Proyek strategis ini menelan biaya kontrak senilai Rp1.381.694.572,00 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026, dengan masa pengerjaan 90 hari kalender oleh penyedia jasa CV Alka Pratama Mandiri.

Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Asep Saepuloh, menjelaskan bahwa kehadiran fisik kontraktor di lapangan telah dimulai sejak awal Oktober demi mempercepat normalisasi distribusi barang dan aktivitas ekonomi kawasan.

Selain perbaikan jalan, Dinas PU di bawah arahan Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama jajaran forkopimda terpantau ikut mendampingi kunjungan kerja strategis dalam rangka monitoring pembangunan jangka panjang, salah satunya pemantauan pengerjaan proyek Tol Bocimi Seksi 3 (Cibadak–Palabuhanratu) yang progres konstruksinya kini telah menembus angka 88 persen. Dinas PU juga berkolaborasi aktif dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Disperkim untuk melakukan langkah tanggap cuaca berupa pemangkasan pohon rawan tumbang di sepanjang koridor utama Jalan Gunung Sumping, Citepus, Palabuhanratu.

Pekerjaan Fisik Bulan Oktober 2026: Realisasi Irigasi yang Dinanti Belasan Tahun
Sementara itu pada pertengahan Oktober 2026, agenda besar di sektor sumber daya air resmi bergulir. Setelah dinantikan masyarakat selama hampir 17 tahun, rencana rekonstruksi Daerah Irigasi (DI) Citarik dan Cikadu di Kecamatan Palabuhanratu akhirnya memasuki tahap sosialisasi resmi.

Melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) yang dipimpin oleh Kabid Yadi Mulyadi, sosialisasi teknis digelar terpisah di Aula Kantor Desa Cikadu dan Aula Kantor Desa Citarik pada Senin, 12 Oktober 2026. Proyek irigasi berskala prioritas ini menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 terkait ketahanan pangan nasional. Secara teknis, jaringan irigasi yang direncanakan memiliki total panjang 4,5 kilometer dan lebar 2 meter ini akan membelah wilayah Desa Cikadu (3 km) serta Desa Citarik (1,5 km) guna mengairi sedikitnya 165 hektare sawah produktif milik warga. Kendati penganggarannya berada di bawah Kementerian PU Pusat, Dinas PU Kabupaten Sukabumi berperan penuh sebagai penerima manfaat serta pengawas pelaksanaan di lapangan bersama kontraktor PT Nindya Karya (Persero).

Di tempat terpisah, pengerjaan sarana transportasi darat juga masif dilakukan sepanjang Oktober. Dinas PU melalui Bidang Bina Marga resmi memulai rekonstruksi jalan sekaligus pembuatan bahu beton (rigid pavement) pada Ruas Jalan Parungkuda menuju Bojongpari, Kecamatan Parungkuda. Pengerjaan fisik tersebut didasari oleh Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor 000.3.2/03/SPK/RK.222/DPU/2026 dengan mengalokasikan anggaran APBD sebesar Rp341.600.000,00 melalui mitra penyedia CV Baraya Aci.

Pada waktu yang bersamaan, Dinas PU turut merampungkan pengerjaan jalan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, tepatnya rekonstruksi Ruas Jalan Waluran–Bojonggenteng di Kecamatan Waluran yang selesai dikerjakan pada Selasa, 13 Oktober 2026 dengan menelan anggaran fisik senilai Rp187.200.000,00. Adapun untuk mengamankan struktur badan jalan dari risiko pergeseran tanah, dibangun pula Tembok Penahan Tanah (TPT) penyangga sarana jalan pada ruas Sukakersa–Gunungendut di Kecamatan Parakansalak oleh penyedia jasa CV Bintang Mas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Drs. Uus Firdaus, MM, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pengerjaan fisik di berbagai wilayah ini terus dikontrol secara ketat melalui optimalisasi pengawasan lapangan. Dinas PU berkomitmen melakukan penyesuaian strategi dan manajemen waktu agar seluruh pengerjaan fisik selesai tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas mutu konstruksi, sekaligus menghindari penumpukan penyerapan anggaran di penghujung tahun buku.

(AZ)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.