Bupati Batu Bara: Pendampingan BKN Bantu Kaderisasi ASN dan Atasi Keterbatasan SDM

oleh -57 Dilihat
banner 468x60

​JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Pemerintah Kabupaten Batu Bara optimistis dapat mempercepat penerapan sistem manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) berkat pendampingan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kantor Regional (Kanreg) VI BKN Medan.

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, menilai sistem ini menjadi langkah strategis untuk mengelola karier ASN sekaligus mengurai masalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) aparatur di daerahnya.

banner 336x280

​Baharuddin menyampaikan apresiasi mendalam atas pengawalan berkesinambungan dari BKN Pusat dan Kanreg VI BKN Medan selama tahapan persiapan. Menurutnya, arahan tersebut memberikan arah yang jelas bagi pemerintah daerah dalam membangun pengelolaan ASN yang lebih terencana dan terukur.

​“Kami sangat mengapresiasi BKN dan Kanreg VI BKN Medan yang terus mendampingi kami agar proses ini selesai tepat waktu. Harapannya, pada 2027 sistem manajemen talenta di Kabupaten Batu Bara sudah dapat berjalan dengan baik,” ujar Baharuddin saat memaparkan ekspose manajemen talenta Pemkab Batu Bara di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (08/10/2026).

​Sejalan dengan arahan Kepala BKN, Prof. Zudan, Baharuddin mengaminkan pentingnya akselerasi manajemen talenta di tengah keterbatasan SDM daerah. Kondisi tersebut memicu Pemkab Batu Bara untuk mengalihkan fokus: tidak hanya sekadar memenuhi pengisian jabatan saat ini, tetapi juga menyiapkan kader potensial yang siap menjawab kebutuhan organisasi di masa depan.

​“Kendala keterbatasan SDM di Batu Bara memang masih ada, dan kami berharap manajemen talenta ini menjadi solusi jangka panjangnya,” tambahnya.

​Melalui pendekatan ini, pola pendaftaran dan pengisian jabatan di Pemkab Batu Bara tidak lagi bersifat reaktif atau baru dilakukan saat ada posisi kosong. Proses kini bergeser pada identifikasi, pemetaan, pengembangan, hingga penyiapan calon suksesor sejak dini. Langkah awal difokuskan pada pemetaan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dan Jabatan Administrator yang kosong, dilanjutkan dengan penyusunan basis data kandidat suksesor.

​Dengan penerapan sistem manajemen talenta, Pemkab Batu Bara berupaya menyelaraskan antara kebutuhan struktur organisasi dan pengembangan karier ASN. ASN yang berpotensi dan berprestasi dapat teridentifikasi lebih cepat untuk diberikan pembinaan yang relevan, sehingga siap mengisi tampuk kepemimpinan secara objektif berdasarkan kompetensi.

 

( Rizky)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.